Kapolres Lumajang: Jasa Dilarang Dipasarkan Melalui Sistem Penjualan Langsung

LUMAJANG, KANALINDONESIA.COM: Dalam sistem penjualan langsung, jasa dilarang untuk diperdagangkan. Tapi saat ini QNet sedang gencar menawarkan jasa pendidikan QLearn di Surabaya dan kota-kora besar lainnya. Bahkan kalau kita telisik di website www.QNet.net milik Qnet, bukan hanya jasa pendidikan QLearn yang di tawarkan,  tapi juga ada Quest International University dan IDSEI. Selain itu ada juga Jasa liburan (Holidays) yang ditawarkan yaitu Qvi Tripsavr dan Qvi Club.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM yang juga merupakan putra daerah Makassar tepatnya dari Kota Kalosi-Enrekang menjelaskan perihal bisnis jasa yang dipasarkan perusahaan Qnet, “saya yakin semua bisnis yang ditawarkan oleh QNet adalah money games. Track record perusahaan QNet yang sangat jelek, mereka dengan mudah mengganti website dan juga nama perusahaannya. Awalnya bernama Goldquest, saat bermasalah berubah menjadi questnet dan saat bermasalah lagi berubah menjadi QNet. Perusahaan ini dibawah QI group yang dijalankan dari kantor QI di Petaling Jaya Malaysia. Di Indonesia mereka mendirikan perusahaan boneka bernama PT. QN International Indonesia. Tapi semua traksaksinya langsung ke website qnet.net yang berada di Hongkong,”ujar AKBP Arsal lulusan S3 hukum bisnis di Universitas Padjajaran Bandung.

Lebih lanjut dikatakanya,“saat QNet kami pidanakan karena menjalankan sistem skema piramida, penipuan dan menjual produk kesehatan yang tidak memiliki ijin edar, sekarang mereka memperdagangkan jasa pendidikan dan jasa liburan. Padahal Jasa dilarang dipasarkan melalui penjualan langsung sesuai dengan Permendag nomor 70 tahun 2019 tentang distribusi barang secara langsung. Pada Pasal 29 berbunyi barang yang termasuk produk komoditi berjangka sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan/atau Jasa dilarang dipasarkan melalui sistem penjualan Langsung,” ungkap Arsal yang menghabiskan masa kecilnya di desa kecil Kalosi – Enrekang, Sulawesi Selatan.

Dikatakan AKBP Arsal,”jika mengacu kepada peraturan tersebut, tentunya perusahaan Qnet kembali melakukan pelanggaran karena memasarkan jasa dengan sistem penjualan langsung,”tegasnya.

Perlu diketahui bahwa perusahaan QNet di Indonesia dijalankan oleh PT. QN International Indonesia yang berkantor di gedung Sona Topas Jakarta yang beberapa waktu lalu telah digeledah dan di police line oleh Tim Cobra Polres Lumajang.