Polisi Mintai Keterangan Orang Dekat KF

KANALINDONESIA.COM, NGAWI : Dengan penangkapan KF(22) warga Desa Walikukun Kecamatan Widodaren, Ngawi terduga teroris oleh Densus 88 Mabes Polri, polisi kemudian meminta keterangan orang-orang terdekat KF termasuk orangtuanya.

Terkait dengan itu, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera kepada wartawan mengatakan, “Polres Ngawi sudah membantu menginterograsi orangtua dan beberapa tetangganya,” ucapnya, Senin (12/12/2016).

Selain memeriksa orangtua dan tetangganya, polisi juga menyita barang bukti berupa dokumen hingga zat kimia  yang diduga sebagai bahan baku untuk bom dari rumah orang tuan KF.

Tak hanya itu, Tim Gegana Brimob Detasemen C Madiun, siang tadi meledakkan zat triacetone triperoxide (TATP) di halaman markas Brimob Den C. Itu adalah bahan berdaya ledak tinggi (high explosive).

“Kita memasang police line di ruang yang ditemukan barang bukti di rumahnya (terduga teroris KF),” ucap Barung.

Pemuda yang masih berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Solo, Jawa Tengah tersebut diduga merupakan jaringan kelompok teroris dari Bekasi dan memiliki peran sebagai salah satu perakit bom panci.

AD