Hadang Paham Radikal, Kuatkan 4 Pilar Sejak Dini

MAJALENGKA, KANALINDONESIA.COM: Aksi-aksi terorisme yang masih kembali terjadi mengindikasikan negara ini belum lepas dari ancaman paham radikalisme dan terorisme. Oleh karena itu internaliasi ideologi negara harus terus dikuatkan sejak dini.

Demikian hal itu ditegaskan oleh Anggota MPR RI, KH. Maman Imanulhaq, dalam acara Sosialisasi Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika pada Rabu (27/11) di Aula Pertiwi, Pondok Pesantren Al-Mizan, Jatiwangi, Majalengka.

Dalam paparannya, Kang Maman menyebutkan jika dalam hal penguatan ideologi Negara ini, sekolah dan pesantren merupakan lembaga pendidikan yang penting dan strategis. Menurutnya Para Kiai, Guru, dan ustadz mempunyai tugas untuk penting, yakni menginternalisasikan ideologi Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI kepada para santri dan siswa.

“Ideologi yang tertanam kuat sejak dini pada anak, akan mampu menangkal paham-paham radikal dan terorisme”, tegas Anggota DPR/MPR Fraksi PKB itu.

Lebih jauh disebutkan, bahwa hal lain yang tidak kalah penting adalah bagaimana menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan anak muda. Hal ini penting, karena cinta tanah air adalah modal besar bagi bangsa dan negara ini untuk tetap eksis.

“Ideologi bangsa yang terinternalisasi dengan kuat akan mewujud dalam kecintaan terhadap tanah air yang mendalam”, tegas kang Maman.

Banyak negara, seperti di Timur Tengah yang dilanda konflik besar hingga tatanan negara dan kebangsaan mereka porak-poranda, salah satunya dipicu oleh tidak adanya satu kesatuan dalam rasa mencibtai tanah air bersama.

Kegiatan Sosialisasi MPR tersebut diikuti oleh peserta yang terdiri dari para guru, Ustadz, santri dan para siswa. Tampak mereka antusias mengikuti acara.