Diduga Lakukan Pemerasan, Dua Oknum Jaksa di Kejati DKI Jakarta Ditangkap Kejagung

istimewa

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Dua oknum jaksa dari Kejati DKI Jakarta masing-masing berinisial YRM dan FYP terjaring operasi tangkap tangan dugaan kasus pemerasan terhadap saksi bernama M Yusuf.

Kedua oknum jaksa tersebut diduga memeras M Yusuf terkait kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan di perusahaan BUMN, PT Dok dan Perkapalan Koja Bahari (Persero) tahun 2012-2017.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Mukri, mengatakan dua oknum jaksa tersebut ditangkap pada Senin (2/12) sekitar pukul 15.00 WIB.

Dikatakan Mukri, selain kedua oknum jaksa tersebut, turut diamankan dalam operasi yang sama seseorang dari pihak swasta bernama CH. Menurut keterangan Mukri, CH adalah seorang makelar kasus atau perantara dalam dugaan kasus pemerasan ini.

Baca:  Presiden Jokowi Resmikan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek

“Dua oknum Jaksa yang diamankan itu yaitu YRM dan FYP, sedangkan pihak swasta perantara dalam dugaan kasus pemerasan ini adalah CH,” kata Mukri melalui keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Dalam kasus ini, Mukri menjelaskan, M. Yusuf yang berasal dari PT Dok dan Perkapalan Koja Bahari (Persero) akan bersaksi soal kasus korupsi penyimpangan pengelolaan keuangan di tempatnya bekerja. Namun, ketiga pelaku yakni jaksa YRM dan FYP serta CH malah meminta uang kepada Yusuf senilai Rp1 miliar.

Menurut Mukri, ketiga oknum pemerasan itu sampai saat ini masih diperiksa oleh Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan (JAMWas). Ia menegaskan Kejaksaan Agung akan transparan dan profesional dalam menangani perkara ini.

Baca:  Anies: SIKM Jadi Syarat Mutlak untuk Masuk Wilayah DKI Jakarta

“Apabila nanti ditemukan indikasi adanya tindak pidana, maka akan diserahkan dan ditindaklanjuti oleh bidang Pidsus Kejagung,” pungkas Mukri.