Salah Alamat, Penyebab Pemkot Tak Hadir di Sidang Gugatan Warga RW 5

Hakim saat menunda sidang

KANALINDONESIA.COM, KEDIRI :  Pengadilan Negeri ( PN ) Kota Kediri gelar sidang gugatan clas action warga RW 05 Kelurahan Semampir, Kota Kediri, Selasa (13/12/2016).

Sementara kuasa hukum warga RW 05, Kelurahan Semampir, Kota Kediri beralasan panik saat membuat gugatan yang diarahkan ke Pemerintah Kota Kediri, karena salah alamat. Hal tersebut membuat hakim ketua menunda persidangan hingga Selasa (20/12/2016) depan.

Supriyo salah satu kuasa hukum warga RW 05, Kelurahan Semampir, dalam keterangannya mengaku, jika pihak tim kuasa hukum warga salah dalam memberi alamat ke pihak Pemkot Kediri.

“Seharusnya alamat tertuju ke alamat Basuki Rahmat, Kota Kediri namun salah ke alamat lain dalam tulisannya,”kata Supriyo, saat menghadiri sidang clas Action, Selasa (13/12/2016).

Dengan adanya salah alamat tersebut pihak hakim akhirnya menunda persidangan hingga hari Selasa depan.

“Sidang ditunda hingga 7 hari kedepan, dan pihak kuasa hukum warga diminta untuk memperbaiki alamat yang salah,”tandas Supriyo.

Terpisah, Apip Permana, Kabag Humas Pemkot Kediri kepada wartawan mengatakan,”pihak Pemkot Kediri tak menghadiri undangan sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kota Kediri pada Hari Selasa (13/12/2016), karena memang tak ada undangan yang masuk ke Pemkot Kediri,”kata Apip Permana.

Lebih lanjut Apip menjelaskan,”usai saya cros cek ke Bagian Umum tak ada surat masuk terkait undangan sidang pada hari ini di PN Kota Kediri, memang tak ada surat masuk ke bagian Umum otomatis kita tidak tahu,”jelas Apip.

Apip juga menambahkan jika kedepan kalau ada undangan persidangan jelas kita akan Hadir.”yang jelas bagian hukum yang akan menghadiri,”tegas Apip.

Untuk diketahui, sidang class action yang diajukan warga RW 05 ke Pengadilan Negeri(PN) Kota Kediri sudah beberapa pekan lalu, telah ditanggapi oleh PN Kediri. Dan pada saat ini Selasa (13/12/2016), sidang perdana gugatan warga telah dilakukan, namun ditunda, karena salah alamat dan otomatis mengakibatkan Pemkot tak hadir. (G Marmoyo)