Team Gabungan Unit Reskrim dan Resmob Polres Gresik Cokok Pelaku Curanmor di Tanggungan

GRESIK, KANALINDONESIA.COM: Anggota Resmob Polres Gresik dan anggota Unit Reskrim Polsek Wringinanom berhasil mengungkap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), Senin (09/12/2019).

Scoopy warna hitam dop milik Dewi Lorawati (35) warga Desa Tanggungan RT/ RW 03/02, Desa Wringinanom, Kabupaten Gresik Jawa Timur, di gasak maling beberapa waktu lalu.

Kepada wartawan, Kanit Reskrim Polsek Wringinanom Ipda Dwi R memaparkan kronologi terjadinya tindak pidana pencurian tersebut.

“Berdasarkan LP/81/XI/2019/Jatim/res Gresik/sek wranom tanggal 06 Nopember 2019, kami bersama team gabungan segera menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut,jadi pada tanggal 6 november 2019 pada pukul 05.00 WIB korban memarkir motor Scoopynya di depan warungnya dengan kondisi kunci kontaknya masih menempel, selanjutnya, di tinggal ke dalam untuk memasak,setelah beberapa menit keluar untuk menghampiriya ternyata motor tersebut sudah raib di gondol maling.,”kata Ipda Dwi.

Selanjutnya Kita lidik,lanjut Dwi,ternyata maling motor tersebut, sudah di amankan oleh anggota Polres Sidoarjo bersama penadahnya,sedangkan pelaku dapat kita tangkap di rumagnya,”imbuh Dwi.

Untuk mempromosikan hasil curianya,pelaku menawarkan lewat jejaring sosial facebook dengan cara COD dengan penadah,saat itu, motor hasil curianya di jual ke penadah seharga 3 juta rupiah.

Dari ungkap kasus tersebut, polisi berhasil mengamankan seorang tersangka atas nama Muhfid (42th) warga Desa Sendang agung kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan.

Dari tangan tersangka polisi dapat mengamankan barang bukti berupa sebuah sepeda motor honda Scoopy warna hitam dop dengan nomor polisi W 2328 BI beserta stnk dan kunci kontaknya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya kini tersangka di amankan di sel tahanan Polsek Wringinanom sambil menunggu proses pengembangan lebih lanjut.

Atas perlakuanya,tersangka di jerat dengan pasal 336 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.(Irwan)