Kejari Bangkalan Pastikan Kasus Korupsi, Akhir Tahun 2019 Rampung Semuanya

BANGKALAN, KANALINDONESIA.COM: Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan memberi kepastian bahwa penanganan kasus korupsi di Kabupaten Bangkalan pada akhir tahun 2019. Akan rampung semuanya. Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Kejari Bangkalan, Badrut Tamam.

Menurutnya, beberapa kasus yang masuk dan ditangani secara profesional, kebanyakan kasus yang sudah memasuki proses tahap akhir.

“Kami berharap, tahun 2019 ini rampung semuanya,” kata Kepala Kejari Bangkalan, Badrut Tamam usai memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia. Disertai pelepasan balon ke udara di halaman Kejari Bangkalan, Senin, (9/12/2019).

Badrut menambahkan, pihaknya akan terus melakukan upaya pencegahan praktek-praktek korupsi di Kabupaten Bangkalan. Supaya nantinya Bangkalan mendapatkan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Baca:  DPD PKS Jombang Nyatakan Sikap Hadapi Pemilukada 2018

“Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia kali ini, sengaja kami undang LSM, mahasiswa dan pelajar sebagai bentuk semangat kami untuk memberantas korupsi secara tuntas,” tutur Badrut Tamam.

Selain itu, Badrut juga menginformasikan selama 13 bulan ini, pihaknya berhasil menyelamatkan dan mengamankan uang negara yang dikorupsi sebesar Rp. 1,6 miliar.

Pengungkapan kasus tersebut dari hasil gelar perkara, baik Kasi Pidsus, Kasi Pidum dan dari hasil lelang,” terangnya.

Badrut Tamam juga berharap, masyarakat bisa ikut membantu memberantas kasus korupsi. Agar Bangkalan yang dikenal sebagai kota Dzikir dan Shalawat terbebas dari korupsi.

“Ini cita-cita kami, agar Bangkalan menjadikan kota bebas korupsi” pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan pemberian bunga kepada para pengendara roda empat dan menempelkan stiker berantas korupsi dikaca depan mobil warga yang lewat depan kantor Kejari Bangkalan (yans).

Baca:  Ketua DPRD Bangkalan Bagikan 200 Paket Sembako dan 400 Masker Kepada PKL dan Abang Becak