Berdalih Akan Dicoba, Pria ini Malah Bawa Kabur Mobil ke Denpasar

TULUNGAGUNG, KANALINDONESIA.COM: Berdalih untuk mencoba, EA(39) warga Desa/ Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang justru malah membawa kabur dan diduga berusaha menggelapkan mobil Honda Genio AG 1707 AA milik Dhirham Z M (29) warga Desa Sumberejo Wetan, Kecamatan Ngunut.

“Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, akhirnya tersangka berhasil diamankan pada Minggu (8/12/2019) malam di sebuah Hotel masuk Kota Denpasar, Provinsi Bali,” tegas Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui Paur Humas Ipda Anwari Selasa (10/12/2019).

Anwari melanjutkan, dari peristiwa tersebut polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sebuah handphone, sebuah nota penginapan selama 5 hari di Hotel Niki Rusdi di Ubung, Denpasar senilai Rp. 400 ribu, uang tunai sebesar Rp 100 ribu, dan satu unit mobil Honda Genio AG 1707 AA.

Baca:  Presiden Ingatkan Masyarakat Kembali ke Jati Diri Bangsa Indonesia

Dijelaskan, kasus penggelapan mobil tersebut bermula saat korban hendak menjual mobil Honda Genio tersebut. Kemudian, entah informasi dari mana tiba-tiba tersangka mendatangi rumah korban pada Kamis (28/11/2019).

Awalnya, korban tidak menaruh curiga dan menaruh perhatian baik kepada tersangka.

“Awalnya merek bercakap-cakap dan saling berbagi informasi terkait mobil itu,” katanya.

Beberapa saat kemudian lanjut Anwari, tersangka meminta ijin kepada korban untuk mencoba mobil tersebut. Dengan ditemani korban, keduanya lantas berkeliling di daerah sekitar.

“Saat itu mereka juga sudah mulai membicarakan masalah hargan dan korban meminta harga mobil Rp 48.5 juta,” terangnya.

Anwari mengatakan, seusai mencoba mobil tersebut mereka juga masih berbincang sembari tawar-menawar. Akhirnya, keduanya sepakat jika mobil tersebut dilepas dengan harga Rp 48,5 juta.

Baca:  Ratusan Masa AMAR Geruduk kantor DPRD Tulungagung

“Setelah itu, entah apa yang membuat korban lengah, tiba-tiba korban mengijinkan mobil tersebut dicoba lagi tersangka. Alasannya untuk mengambil uang,” jelasnya.

Namun setelah ditunggu-tunggu, tersangka tidak kunjung kembali. Karena HP nya dihubungi juga tidak bisa, akhirnya korban memilih melaporkan kasus tersebut ke polisi.

“Berbekal informasi tersebut polisi langsung melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi,” imbuhnya.

Hasilnya kata Anwari, diketahui jika tersangka berada di daerah Denpasar Bali. Tak mau kehilangan momentum, dengan bantuan dari anggota Resmob Polsek Denpasar Barat akhirnya tersangka berhasil diamankan.

“Rupanya tersangka sudah beberapa hari di Hotel itu,” katanya.

Anwari menambahkan, atas perbuatannya tersangka bakal dijerat dengan pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Baca:  Antisipasi Radikalisme, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Dialogis dengan Pelajar

“Saat ini kasus masih dalam penyidikan, petugas juga masih menginterograsi tersangka apakah pernah melakukan kejahatn di tempat lain,” pungkasnya.