Unit Turjali Polres Lamongan Tindak Tegas Tronton Kelebihan Tonase yang Melintasi Jalan Bukan Kelasnya

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Truk ODOL atau Over Dimension Overload diklaim sebagai penyebab sejumlah kecelakaan fatal di jalan raya. Truk dengan dimensi dan muatan yang tidak sesuai disinyalir menjadi alat pembunuh secara langsung atau tidak langsung. Truk-truk tersebut menjadi penyebab kemacetan, kerusakan jalan, jembatan dan fasilitas umum lainnya yang ada di sekitar jalan raya.

Untuk menekan angka kecelakaan dan kerusakan beberapa fasilitas umum terutama jalan dan jembatan maka Polres Lamongan melalui Unit Turjali Satuan Lalu Lintas menggelar razia terhadap truk ODOL yang melintas di jalan raya terutama ruas jalan Sukodadi – Karanggeneng.

Kegiatan Penindakan Pelanggar (Dakgar) lalu lintas tersebut langsung dipimpin oleh Kanit Turjali Satlantas Polres Lamongan, Ipda Purnomo dengan sasaran kendaraan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan bagi pengguna jalan lainnya di wilayah hukum Polres Lamongan pada Sabtu (14/12/2019).

Baca:  Air Asia Berikan Penerbangan Gratis Pada Peraih Medali Olimpiade dari Asean

Dalam kesempata tersebut Ipda Purnomo mengatakan, masyarakat banyak mengeluh tentang dump truk pengangkut galian C yang sering melewati jalan yang tidak menutup muatannya dengan terpal selain itu juga adanya kendaraan dump truk tronton pengangkut pasir yang disinyalir menjadi penyebab beberapa titik di jalan raya Sukodadi-Karanggeneng rusak dan membahayakan pengendara lainnya. Serta kekhawatiran masyarakat akan kondisi jembatan Karanggeneng yang mulai dimakan usia.

“Truk-truk sebesar dan seberat ini mestinya tidak melewati jalan yang tidak pada kelasnya. Lihat saja beberapa titik banyak yang rusak kemudian menjadi penyebab kecelakaan,” kata Purnomo

Dalam razia tersebut, petugas mengamankan dua dump truk tronton bermuatan pasir yang melebihi muatan serta beberapa dump truk yang bermuatan galian C yang tidak berterpal.

Baca:  300 M Lebih Proyek Gejos Miris

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Lamongan, AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro, S.I.K dihubungi secara terpisah mengatakan bahwa kegiatan razia ini selain agenda rutin dari Satlantas Polres Lamongan, juga merespon keluhan masyarakat yang sering melihat dump truk bermuatan galian C yang tidak berterpal sehingga banyak muatannya membahayakan pengendara lain serta tronton bermuatan pasir yang melebihi tonase.

“Bicara truk ODOL maka akan menyangkut masalah regulasi. Padahal regulasi untuk keduanya sudah ada dan jelas, terutama mengenai over dimension dan overload,” kata Danu

Lebih lanjut mantan Kasat Lantas Polres Bangkalan tersebut mengatakan bahwa regulasi masalah dimensi kendaraan sudah jelas, kalau itu kendaraan dump truck berapa tinggi lebar ada ketentuannya, rancang bangunnya juga kelas jalan yang dilewati sudah ada semuanya. Apalagi kendaraan tersebut memasuki jalan yang bukan peruntukannya.

Baca:  Di Jombang Banyak Radio Tak Berizin, Beberapa Diantaranya Milik Pemkab

Hunting atau memburu pelanggar, dilakukan di wilayah yang rawan terjadi pelanggaran peraturan lalu lintas terutama dalam rangka cipta kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru 2020.

Danu menghimbau kepada seluruh pemilik maupun pengemudi kendaraan angkutan barang yang melewati jalur yang bukan peruntukannya untuk tidak membawa muatan yang melebihi batas maximal.

“Kita berikan edukasi dan penindakan di tempat kepada pelanggar, khusus untuk kendaraan truk tronton dengan kelebihan tonase yang melewati jalan yang bukan kelasnya kita sudah ingatkan, dan sudah kita lakukan penilangan. Dan, ini akan kita lakukan terus biar ada efek jera,” tandas Danu.(omdik)