Kapolres Ponorogo Bersama Ny Inanda Arief Sambangi Trendi Parama Wardani

20 tahun tergolek Trendi Pramuardani menderita sakit saraf dan kelumpuhan

Ny Inanda Arief dengan didampingi Kapolres AKBP Arief Fitrianto saat berusaha berkomunikasi dengan Trendi

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto bersama Ny Inanda Arief menyambangi Trendi Parama Wardani(22) warga Jalan Masjid RT/RW 04/01, Dukuh Besaran, Desa Brahu Kecamatan Siman, yang tergolek di tempat tidur selama duapuluh tahun lebih karena menderita kelumpuhan akibat sakit saraf otak yang dideritanya, Senin (16/12/2019).

Kapolres yang datang diikuti sejumlah jajaran PJU Polres Ponorogo dan Bhayangkari Cabang Ponorogo, terlihat lebih banyak diam seakan ikut merasakan penderitaan Trendi.

Sementara Istri Kapolres, Ny Inanda Arief yang lebih banyak berkomunikasi dengan Siti Nurjanah orang tua Trendi pun saat mencoba berbicara dengan Trendi tak kuasa membendung air mata. Nurani seorang ibu bergetar kencang begitu melihat kondisi physik Trendi.

“Sabar ya nak,”ucap Ny Inanda Arief, sembari berusaha mengusap air mata.

Trendi yang saat ini berusia 22 tahun menderita sakit saraf otak sejak usia 1,5 tahun, sehingga pertumbuhan tubuhnya tidak seperti anak-anak pada umumnya. Tubuh yang kecil tinggal kulit dan tulang. Tulang tangan dan kaki terlihat bengkok, bahkan juga tak bisa berbicara. Sesekali hanya terdengar ucapan Trendi yang seperti tangisan anak kecil.

Informasi tentang kondisi Trendi ini bermula dari laporan Bhabinkamtibmas Desa Brahu, Kecamatan Siman Bripka Yoan Adi Saputra.

Menerima laporan tersebut, Kapolres merasa terkwtuk hatinya dan segera berkordinasi dengan jajaranya, yang kemudian bersama-sama mendatangi tempat tinggal orang tua Trendi.

“Sejak usia 1,5 tahun, dan sekarang sudah berusia 22 tahun,”tutur orang tua Trendi, Siti Nurjanah kepada Ny Inanda Arief.

Siti Nurjanah menceritakan jika selama ini dirinya hanya bisa memberikan asupan makan berupa bubur.

Lebih disayangkan lagi, jika selama ini, Siti Nurjanah dengan 4 orang anaknya dan suaminya telah meninggal ini tidak memiliki kartu BPJS atau sejenisnya.

“Tidak punya mas,”jawab singkat Siti Nurjanah kepada awak media saat ditanya tentang kartu BPJS.

Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto sesaat sebelum meninggalkan rumah tinggal Trendi mengatakan,” sebagai wujud simpati dari Polres, kita melakukan bakti sosial dengan menyambangi tempat kediaman Trendi. Kita berharap kesehatan Trendi bisa segera kembali pulih, bisa sehat seperti sedia kala, dan bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua sebagai orang tua untuk tetap berhati hati menjaga putra-putri kita,”ucap Kapolres AKBP Arief Fitrianto.

Dengan adanya kondisi salah satu warga Ponorogo ini, Kapolres menambahkan,”kita akan mendorong pihak terkait, yaitu Pemerintah Kabupaten Ponorogo dengan tetap berempati dan bersimpati untuk menberikan bantuan kepada Trendi,”pungkas AKBP Arief Fitrianto.

Sebelum berpamitan, Ny Inanda Arief sempat memberikan santunan dan bantuan yang diberikan langsung kepada orang tua Trendi, Siti Nurjanah.