Pangdam Jaya Mayjen TNI Muljo Aji usai keliling area vaksinasi di Surau Qutubul Amin (SQA), bersilaturahmi dengan Ketua Yayasan SQA, Ab. H. Chaeruddin, SE (kemeja putih) mewakili penyedia lokasi vaksin, sekaligus yang memelopori suntik vaksin perdana di acara vaksinasi Kodim 0508/Depok

DEPOK, KANALINDONESIA.COM: Kunjungan Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji untuk melihat langsung pelaksanaan “Gerakan Vaksinasi Merdeka” Kodim 0508/ Depok di Surau Qutubul Amin, Arco pada Minggu(08/08/2021) disambut antusias warga Depok yang berada di kawasan perbatasan Depok-Kabupaten Bogor dan Tangsel.

Sejak Pukul 05.00 WIB, warga mulai berdatangan dalam pelaksanaan vaksinasi yang menginjak hari keenam dengan tema Vaksinasi Tahap II Menyambut HUT Proklamasi ke 76 di Surau Qutubul Amin (SQA), Arco, Depok tersebut.

Vaksinasi dilaksanakan di area zona parkir SQA yang asri lengkap dengan bangunan indoor berkapasitas 1000 orang. Antrian warga dengan tetap menjaga disiplin prokes dan selesai sebelum pukul 12.00 WIB.

“Warga yang telah menerima vaksin tahap II hari ini sebanyak 752 orang, lebih tinggi dibanding Sabtu, yang mencapai 716 orang. Hanya sampai siang, karena kuota vaksin terbatas, ” kata dr. Rhabita Cherry, dokter program vaksinasi Kodim 0508/ Depok, yang mengkoordinir seluruh tim medis Polkes Kodim Depok di lokasi, Minggu (08/08/2021).

Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji disambut fungsionaris Surau Qutubul Amin, Ab. H. Surya Atmaja. Dandim 0508]Depok Kol Inf. Agus Isrok Mikroj (paling kiri) dan Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar dan Asops Kasdam Jaya Kol Inf Tri Winarto turut mendampingi Pangdam
Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji disambut fungsionaris Surau Qutubul Amin, Ab. H. Surya Atmaja. Dandim 0508]Depok Kol Inf. Agus Isrok Mikroj (paling kiri) dan Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar dan Asops Kasdam Jaya Kol Inf Tri Winarto turut mendampingi Pangdam

Dari pantauan vaksinasi tahap II, sejak pelaksanaan hari pertama, Selasa (3/8/2021) hingga hari keenam berlangsung lancar. Peserta rata-rata menjalani vaksin, kondisinya tetap sehat.  Masing-masing pulang setelah 15 menit istirahat duduk di deretan kursi Prokes di area observasi.

“Hari ini, tim medis P3K tidak menangani satu pun peserta mengalami keluhan setelah divaksin. Sejak hari pertama, kalau pun ada hanya satu dua orang. Diantaranya, (tensi drop) karena takut jarum, mual belum sarapan, pusing-pusing akibat kurang istirahat,” jelas Koordinator P3K Dinkes Depok, dr Wahyudi yang tiap hari menurunkan 3-4 tenaga medis.

Warga sepertinya semakin bersemangat mengikuti ‘Gerakan Vaksinasi Merdeka”, lantaran suasana sekeliling area vaksinasi diwarnai umbul-umbul merah putih menyambut HUT Proklamasi RI ke 76.  Gapura pintu gerbang masuk area SQA dikreasi menggambarkan Dirgahayu HUT Kemerdekaan RI. Tim medis Polkes Kodim juga mengenakan busana atasan warna merah.

Ketua Yayasan Surau Qutubul Amin (SQA), Abangda H Chairuddin atau yang akrab disapa Wak Udin dalam Majelis Dzikir di SQA, meski berusia 67 tahun nampak tetap sehat bugar saat menerima vaksinasi tahap II di hari pertama. Dengan mengenakan dresscode casual paduan warna merah putih, ‘sesepuh’ di SQA ini seakan memberi semangat peserta “Vaksinasi Merdeka”, khususnya masyarakat Depok.

“(Hanya dengan berharap syafa’at Arwahul Muqaddasah Rasulullah SAW), Alhamdulillah ada hasilnya memotivasi yang lain untuk ikut vaksinasi,” ujar Wak Udin, seraya menyinggung usia walau tergolong senior, tetap bisa turut aktif ikhtiar mendukung TNI dan Polri menyukseskan program pemerintah menggalakkan herd immunity/ kekebalan kelompok menghadapi pandemi Covid-19 yang semakin memprihatinkan masyarakat di Indonesia.

Warga yang berdatangan sejak pagi, sabar antri duduk di kursi gedung indoor, menunggu vaksin dimulai Pukul 7.00 WIB.  Meski yang divaksin lebih 750 warga, namun berakhir tak ubahnya  hari-hari sebelumnya, tidak sampai waktu Dhuhur.

Kuota terbatas lantaran dalam waktu hampir bersamaan juga terdapat sentra vaksinasi di tempat lain.  Warga yang telah menerima vaksin tahap I dan tidak kebagian kuota, terpaksa mengikuti jadual tunda tahap II.

“Kalau sudah siap (distribusi vaksin), peserta yang dijadualkan tunda tahap dua bisa menyesuaikan,” imbuh dr Cherry.

Vaksi Merdeka tahap II ini masih akan berlanjut dua pekan depan setiap Sabtu dan Minggu, 14-15 dan   21-22.

PANGDAM JAYA MENGAPRESIASI

Sejak vaksin tahap I berlangsung berhari-hari mulai 6 Juli 2021,  warga berduyun-duyun mendatangi area SQA, jumlahnya terus meningkat. Khususnya yang domisili di wilayah Kecamatan. Bojongsari dan Kecamatan Sawangan. Sehingga diasumsikan target 1000 peserta.

Dandim 0508/Depok Kolonel Inf Agus Isrok Mikroj, yang putra mantan Kasad Jenderal TNI Subagyo HS, nyaris tiap hari turun ke lokasi. Dandim mengawal sendiri kesatuannya melayani vaksinasi ini. Untuk meningkatkan pelayanan terhadap warga, Damdim setelah berkoordinasi dengan Yayasan SQA, memperpanjang jadual. Rencana awal 6- 9 Juli jadi 6 -11 Juli. Ditambah setiap Sabtu dan Minggu, 16 -17 Juli dan 23 -24 Juli 2021.

Sukses sosialisasi herd immunity mendapat apresiasi Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji. Pangdam Ibu Kota, DKI Jakarta dan wilayah kota penyangga itu pun antusias meninjau vaksinasi yang didukung Surau Qutubul Amin.

“Saya mengapresiasi antusias warga yang tinggi. Vaksinasi berlangsung tertib (tetap menjaga Prokes). Tempatnya sangat luas, alurnya cukup baik dan jelas (prosesi peserta mulai daftar hingga divaksin),” kata Pangdam didampingi Dandim saat silaturahmi dengan Ketua Yayasan SQA, Wak Udin dan fungsionaris SQA, Abangda H Surya Atmaja (Ab. Suroso), usai keliling di area vaksinasi.

Kehadiran Pangdam Jaya 11 Juli itu juga didampingi Asop Kasdam Jaya/ Jayakarta Kolonel Inf Dodi Tri Winarto S.I.P.  Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar yang selama tahap I tak hanya sekali datang di SQA juga turut serta.

“Kerjasama ini sangat baik. Saya sangat berterimakasih dengan Surau Qutubul Amin yang menyediakan fasilitas tempat pelaksanaan vaksinasi ini,” ucap Pangdam, mengarahkan tangan ke arah Wak Udin, kemudian dipungkasi mengacungkan jempol.

Apresiasi tidak cuma dari Pangdam, juga Dandim. Kapolres pun memberikan apresiasi saat tepat Hari Idul Qurban, ia mengirim seekor sapi. Sehingga jumlah total sapi persembahan SQA dan jamaah yang disembelih di SQA untuk dibagikan ke warga bertambah jadi 54 ekor sapi.

Apresiasi juga datang dari Komandan Brigif-1/ Jaya Sakti (Kesatuan Organik Kodam Jaya untuk Pengamanan Ibu Kota) Kolonel Inf Andri Amijaya Kusumah S.Sos. MH.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Muljo Aji usai keliling area vaksinasi di Surau Qutubul Amin (SQA), bersilaturahmi dengan Ketua Yayasan SQA, Ab. H. Chaeruddin, SE (kemeja putih) mewakili penyedia lokasi vaksin, sekaligus yang memelopori suntik vaksin perdana di acara vaksinasi Kodim 0508/Depok
Pangdam Jaya Mayjen TNI Muljo Aji usai keliling area vaksinasi di Surau Qutubul Amin (SQA), bersilaturahmi dengan Ketua Yayasan SQA, Ab. H. Chaeruddin, SE (kemeja putih) mewakili penyedia lokasi vaksin, sekaligus yang memelopori suntik vaksin perdana di acara vaksinasi Kodim 0508/Depok

Pati ini usai memantau peserta, lantas memberikan cindera mata, Jam Dinding Brigif-1/ Jaya Sakti kepada Yayasan SQA. Penghargaan ini pun melengkapi piagam ucapan terimakasih Dandim 0850/Depok ke Yayasan SQA, yang pada hari sebelumnya diserahkan langsung kepada Wak Udin.

Walikota Depok Mohammad Idris turut meninjau lokasi pada 17 Juli lalu. Usai keliling bertemu warganya yang memenuhi area vaksinasi, Wali Kota didampingi Dandim dan jajaran fungsionaris SQA, menyerahkan secara simbolis Bansos dari Presiden RI kepada perwakilan warga yg berhak dan sejumlah Ormas wilayah Depok, di area depan Surau.

Sehari sebelumnya, Bansos serupa yang juga dari Presiden RI, ditambah lagi Bansos dari Panglima TNI juga diserahkan Staf Kodim Depok kepada warga dan para pekerja Ojek Online.

Kegiatan yang diakui Ab. Suroso, menumbuhkan nilai-nilai ukhuwah, kemasyarakatan dan kemanusiaan di SQA itu juga didampingi Wak Udin, juga pengurus yayasan lainnya yang diantaranya Ab. Budi Prasetyo Ab. Sinar Yudha dan Ab. Wahyudi serta para Ketua Panitia Hari Guru 103 dan HG 104, serta ASQA relawan vaksinasi di SQA.

“Kita hanya menjalankan yang diajarkan Ayah Guru, membina hubungan baik dengan pemerintah maupun lingkungan. Demi surau kita,” ujar Ab. Suroso saat divaksin tahap 1.

“Subhanallah, Ilahi antaa maqsudii waridhokaa matlubii (Maha suci Allah. Hanya Engkau yang kumaksud dan ridlohMu yang kuharap,”pungkasnya.

---------Ikuti Chanel youtube: KanalindonesiaTv ---------- ----------------------------------------------------------------

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here