Tinggal Cerita Penanaman Pohon yang Pecahkan Rekor Dunia, Kini Semua Tanaman Mati

Pohon yang ditanam Ibu Negarapun juga mati

KANAL INDONESIA.COM,TUBAN : Penanaman pohon yang ditanam Presiden Joko Widodo bersama dengan 5.500 orang di Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, kini telah mati semuanya,

Hal itu dikarenakan tidak ada perawatan yang dilakukan oleh pihak panitia penyelenggara kegiatan tanam pohon yang sempat memecahkan rekor dunia, yakni Koperasi Anugrah Bumi Hijau (Koprabuh).

Seperti diberitakan sebelumnya bahkan tanaman pohon jati yang ditanam Presiden Republik Indonesia Joko Widodo juga mati terlebih dahulu.

Kini giliran tanaman pohon yang ditanam ibu negara juga turut serta mati, bahkan kondisi daun pohon jenis nangka itu telah berubah warna menjadi coklat dan daunnya jatuh berguguran.

Didik, salah satu warga setempat, menjelaskan bahwa memang pohon-pohon yang dulu ditanam secara serentak oleh presiden, sekarang banyak yang mati karena tidak ada perawatan.

”Banyak tanaman yang mati, mungkin terlalu banyak air,” ungkapnya, Sabtu (17/12/2016).

Salah satu perangkat Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, yang namanya enggan di publikasikan, mengaku tidak tahu menahu terkait penanaman serta perawatan pohon yang dihadiri secara langsung oleh orang nomer satu di Republik ini.

“Kita pemerintah desa tidak tahu soal penanaman apa lagi perawatan, karena dari awal kita juga tidak ada komunikasi oleh Koprabuh sebagai pelaksana kegiatan,” pungkasnya.

Sementara itu, belum ada pernyataan resmi dari kordinator penanaman pohon nasional Koprabuh.(elo)