LKSB Gelar Rapat Pemuda Indonesia dan Seminar ‘Autokritik Indonesia’

KANALINDONESIA.COM, JAKARTA : LKSB bersama dengan para aktivis lintas iman & generasi menyelenggarakan seminar autokritik Indonesia dengan tema ‘menjahit merah putih merajut kembali nasionalisme kota yang terkoyak dan merebut kembali negara’.

Acara seminar ini dihadiri oleh wakil ketua PBNU profesor. Maksum dan para nara sumber. pimpinan pusat GMKI (Sahat Martin Philip Sinurat), GMNI (Crhisman Damanik), PMKRI (Angelo Wake Kako), GEMA INTI ( Hardi Stefanus), HIKMAHBUDHI ( Suparjo), dan IPNU ( Hadison).

Dalam acara ini Prof Maksum menyampaikan pesannya kepada para mahasiswa agar meneladani ajaran Ahlussunnah wal Jamaah atau Aswaja yang selalu diajarkan oleh Rasullulah SWT.

Pesan pertama adalah At- Tawassuth atau sikap tengah- tengah, sedang – sedang dan tidak ekstrim kiri ataupun ekstrim kanan.

“Dalam firman Allah surat Al-Baqarah 143 menjelaskan bahwa, telah dijadikan kamu sekalian umat islam umat pertengahan, yaitu adil dan pilihan. Agar kamu menjadi saksi atas sikap dan perkataan manusia pada umumnya. Dan supaya Allah SWT menjadi saksi atas perbuatan kamu sekalian,”ungkap maksum di akhir tauziyahnya.

Selaku direktur eksekutif LKSB dan intelektual muda NU Abdul Ghopur mengatakan,”saya mengaku bangga dan patut disyukuri dengan keunikan indonesia. Karena Indonesia adalah bangsa yang sangat besar, keunikan tersebut terdiri dari beragam etnis, suku, ras, bahasa, agama, dan budaya. Itu semua merupakan kekayaan bangsa Indonesia. Sebagai anak bangsa kita harus mensyukuri dan wajib menjaganya,”ujar Abdul Ghopur.(AD)