DPRD Jatim akan Laporkan Pemkot Ke Mendagri Terkait Terminal Joyoboyo, Bratang Dan Kedung Cowek

KANALINDONESIA.COM Belum diserahkannya pengelolaan 3 terminal di Surabaya ke Pemprov Jatim membuat DPRD Jatim berang.
DPRD Jatim melalui Komisi D bahkan berencana akan melaporkan Pemkot Surabaya ke Mendagri karena tak kunjung menyerahkan pengelolaan dua terminal tipe B yaitu Terminal Joyoboyo Surabaya, Bratang dan Terminal Kedung Cowek ke Pemprov Jatim.

“Sudah jelas sekali, kalau terminal tipe A dikelola pusat, tipe B dikelola Pemprov dan tipe C dikelola Kabupaten/kota. Ini sudah diatur dalam UU,” ungkap Ketua Komisi D DPRD Jatim Kuswanto saat ditemui di Surabaya, Senin (24/12/2019).
Politisi asal Partai Demokrat ini mengatakan pihaknya berbasis
pada aturan dimana dalam pengelolaan terminal sudah ada pembagian tugas pengelolaan. “Kalau ada pembangkangan terhadap UU kami menilai ada tindakan melawan hukum,’jelasnya.

Baca:  Hidayat Nur Wahid : PKS Belum Pasti Mengusung Ahok

Diungkapkan oleh Kuswanto, apapun alasannya yang dikemukakan oleh Pemkot Surabaya, pihaknya tak membenarkan sikap Pemkot tersebut.

Ditambahkan oleh Kuswanto, di awal tahun 2020, pihaknya akan melakukan kajian khusus terhadap pengelolaan terminal tersebut.
“ Kami sudah komunikasi dengan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub terkait terminal tipe B yang tidak diserahkan pengelolaannya kepada Pemprov,”jelasnya.

Bahkan, kata Kuswanto, pihaknya mendapat saran dari pihak Dirjen Perhubungan Darat untuk langsung menemui Mendagri. “Atas saran tersebut, di penghujung tahun 2019 ini akan kami tindaklanjuti,”tutupnya.nang