Jelang Akhir Tahun 2019, Kejari Bangkalan Musnahkan Ratusan BB Berstatus Inkrah

BANGKALAN, KANALINDONESIA.COM- Jelang akhir tahun 2019, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan sekitar pukul 10.30 siang tadi musnahkan ratusan Barang Bukti (BB) yang sudah berstatus inkrah. Atau BB dari berbagai tindak pidana yang telah mempunyai kekuatan hukum.

Pemusnahan BB dilakukan dihalaman belakang kantor Kejari Bangkalan. Terdiri dari 500 gram narkoba jenis sabu – sabu, ratusan pil koplo, puluhan baju, celana, puluhan HP dan satu lembar uang palsu pecahan 100 ribu dimusnahkan dengan cara dibakar. Termasuk beberapa senjata tajam (sajam) terdiri dari celurit, pisau belati serta 4 unit senjata api (senpi) rakitan juga ikut dimusnahkan memakai gurinda, dipotong – potong menjadi beberapa bagian.

“BB tersebut dieksekusi atau dimusnahkan oleh Kejari Bangkalan. Sesuai keputusan dari pihak pengadilan melalui pasal 270 dan pasal 271,” terang Kepala Kejaksaan Negeri Bangkalan, Badrut Tamam, Selasa , (31/12/2019).

Baca:  Rafel Dzinun Muhammad Putra Lamongan Terpilih Diajang IMC (International Mathematics Contes) Singapore

Lebih lanjut, Badrut Tamam menyampaikan bahwa ratusan BB yang telah dimusnahkan itu merupakan BB dari 150 perkara selama tahun 2018 dan 2019.

“Mengapa ada BB dari 2018, karena banyaknya upaya hukum yang dilakukan. Misalnya seperti kasus narkoba, sangat banyak,” paparnya.

Sementara itu, untuk BB berupa puluhan sepeda motor dari berbagai merk. Secepatnya akan dikembalikan kepada pemiliknya.

“BB berupa puluhan sepeda motor itu kebanyakan berasal dari kasus kejahatan pembegalan. Maka dari itu pihak Kejari Bangkalan akan secepatnya mengembalikan kepada para pemiliknya,” ujarnya.

Kedepan Badrut Tamam juga berharap, penegakan hukum di Bangkalan lebih ditingkatkan lagi. Agar menimbulkan efek jera sehingga mampu menekan angka kriminal dan tindak kejahatan.

Baca:  BTPN Bangkalan Ludes Dilalap Sijago Merah

“Hukum yang menimbulkan efek jera itu, lebih dimaksimalkan lagi. Sehingga Bangkalan nantinya bisa menjadi daerah yang aman,” pungkas Badrut Tamam. (yans).