Kondisi Jasad Bayi Yang Ditemukan di Sungai Karangjati

Kondisi bayi yang mengapung di Karangjati Ngawi

KANALINDONESIA.COM, NGAWI : Penemuan jasad bayi membusuk yang mengapung di sungai masuk Dusun Puhti I, Desa Puhti, Kecamatan Karangjati, Ngawi, Jawa Timur, sekitar pukul 07.30 WIB pagi tadi Selasa, (20/12), setidaknya menyisakan berbagai pertanyaan. Ada pihak tertentu menyebutkan jika bayi yang ditemukan warga setempat itu kondisinya memang membusuk bahkan tanpa kepala.

“Hasil olah TKP tadi soal kondisi jasad bayi itu memang sudah rusak terbukti penuh belatung namun secara fisik semua bagian anggota tubuhnya masih utuh termasuk kepalanya. Memang kalau dilihat dari atas seperti tidak ada kepalanya soalnya tertelungkup ke bawah,” jelas AKP Suparman Kapolsek Karangjati melalui via selular, Selasa (20/12).

Jelasnya, mendasar pada kondisi tubuh bisa diprediksi bayi berjenis kelamin perempuan yang mengambang di sungai tersebut baru berumur sekitar empat hari. Begitu lahir entah apa alasanya langsung dibuang ke sungai oleh ibunya. Hanya saja siapa si pembuang bayi jelas AKP Suparman, hingga kini belum diketahui pasti.

“Tentunya kami akan terus menelusuri dan mencari siapa pembuang bayi ini. Mengingat dari keterangan pak kades tadi memang warganya tidak ada yang hamil atau melahirkan sesuai prediksi kami itu dan sangat dimungkinkan bayi tersebut berasal dari luar wilayah desa,” beber AKP Suparman.

Ungkap dia, bersama tim identifikasi Polres Ngawi melakukan olah TKP secara intensif mengingat ada unsur kesengajaan. Usai di evakuasi jasad bayi mungil tak berdosa tersebut langsung dibawa ke kamar mayat RSUD dr Soeroto Ngawi.

Seperti diketahui, kejadian penemuan jasad bayi bermula Defan (13) warga setempat hendak memancing ke sungai namun langsung melihat ada sesosok bayi yang dikiranya boneka. Namun setelah tercium bau busuk dipastikan itu jasad manusia lantas diinformasikan ke warga dan berlanjut ke Polsek Karangjati. (pr)