Tak Bisa Tunjukan Kelengkapan Tugas, Belasan Anggota Bhabinkamtibmas Polres Tulungagung Dihukum Push Up

TULUNGAGUNG, KANALINDONESIA.COM: Belasan anggota Bhabinkamtibmas Polres Tulungagung harus menjalani hukuman fisik berupa push up di halaman GOR Lembupeteng, Tulungagung lantaran tidak bisa menunjukkan perlengkapan kerjanya saat diperiksa Kapolres, Selasa(14/01/2020).

Pemeriksaan kelengkapan anggota Bhabinkamtibmas tersebut dilaksanakan seusai mengikuti apel pemberian reward serta punishment kepada anggota Polres Tulungagung.

Setelah Kapolres turun dari mimbar, ternyata ia tidak langsung menempati tempat yang telah disediakan. Kapolres justru menuju ke salah satu deretan Bhabinkamtibmas yang berbaris berdampingan dengan sepeda motornya.

Selanjutnya, masing-masing personil diminta untuk mengeluarkan semua perlengkapannya. Bagi anggota yang perlengkapannya tidak lengkap, mereka langsung dihukum untuk melakukan push up sebanyak lima kali.

Hasilnya, meski mayoritas anggota bisa menunjukkan kelengkapannya, namun banyak juga anggota yang tidak bisa. Mereka beralasan barang-barang tersebut tertinggal di rumah, disimpan di rumah, hilang, atau mengaku sejak awal hanya itu barang yang diterimanya.

Adapun barang-barang yang sudah tidak sesuai/ tertinggal seperti helm, jaket, jas hujan, tongkat, hingga sirine.

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mengungkapkan, kelengkapan perlengkapan sebagai anggota Bhabinkamtibmas adalah hal yang sangat vital. Sebab, Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak polisi yang langsung bersinggungan dengan masyarakat.

“Jika anggota Bhabinkamtibmasnya aktif di masyarakat dan selalu siap saat dibutuhkan, otomatis situasi kamtibmas akan tetap terjaga,” tegasnya.

Hal ini dikarenakan lanjut Pandia, polisi sudah dianggap sebagai manusia yang serba bisa bagaikan manusia super. Masyarakat juga memandang polisi cukup bisa diandalkan dalam memerangi segala bentuk kejahatan.

“Saat ini masyarakat sudah cukup cerdas, polisi menangkap pelaku kriminal dianggap hal biasa, masyarakat menginginkan hal yang lebih seperti pelayanan hingga jemput bola,” jelasnya.

Pandia melanjutkan, untuk itu pihaknya berharap agar seluruh anggota Polres Tulungagung khususnya anggota Bhabinkamtibmas untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat. Semakin sering bersentuhan dengan masyarakat maka hasil yang didapat pasti lebih  baik.

“Jaga kesehatan dan kurangi berat badan, agar tetap bugar saat melayani masyarakat,” imbuhnya.

Pandia menambahkan, dalam kesempatan tersebut pihaknya juga memberikan penghargaan kepada tiga anggota Bhabinkamtibmas yang dinilai teladan selama bertugas pada Desember 2019 hingga pertengahan Januari 2020. Yakni, Bripka Handri Saifudin dari Polsek Pagerwojo, Brigadir Basuki dari Polsek Gondang, dan Aiptu Suji Rahayuono dari Polsek Kedungwaru.

Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan penghargaan kepada dua kepolisian sektor (Polsek) dan satu kesatuan yang dinilai memiliki kegiatan terbanyak yakni Polsek Sendang, Polsek Kauman, dan Satlantas.

“Tidak hanya yang berprestasi, yang memiliki kredit poin paling rendah juga mendapat hukuman,” pungkasnya.