Promosi Pameran Pembangunan Lewat Media, Bupati SBB: Seharusnya di Tanggapi Infokom

SERAM BAGIAN BARAT, KANALINDONESIA.COM: Bupati Seram Bagian Barat Drs Hi Moh Yasin Payapo tertarik dengan promosi dibidang informatika, melalui kegiatan pameran pembangunan ini, namun dirinya ingin agar semua kegiatan-kegiatan ini bukan hanya sekedar cerita dan laporan, habis kegiatan terus selesai.

Menurutnya, yang terpenting adalah promosi melalui media komunikasi, yang dapat dilihat dan dibaca melalui seluler semua orang, sehingga bukan yang di SBB saja yang bisa bercerita, tapi dunia juga bisa melihat dan bercerita, bahwa Seram Bagian Barat kaya dengan potensi unggulan yang dapat dikembangkan bahkan diinvestasikan bagi dunia usaha.

“Hal ini mesti ditanggapi oleh dinas Infokom, bukan sekedar halo-halo saja, agar orang dengar tapi bagaimana secara website atau online sehingga dibaca oleh semua orang didunia informatika itu yang terpenting,”ungkap Payapo saat menyampaikan sambutan pada acara makan patita, Sabtu (18/01/2020) siang.

Dikatakan Bupati, pameran pembangunan dalam rangka memeriahkan HUT ke-16 Kabupaten Seram Bagian Barat telah berlangsung sepekan lamanya, kiranya dengan kegiatan expo ini bukan sekedar keramaian saja, tetapi masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Barat telah mendapatkan banyak informasi.

“Baik bagi kalangan pendidikan, pelaku bisnis, pengambil kebijakan dan masyarakat secara keseluruhan,”tutur Payapo.

Ditambahkannya, melalui pameran ini pula bagaimana masyarakat diajak untuk mengetahui berbagai informasi dalam mengembangkan dunia usaha dan perlakukan bisnis manajemen melalui dunia usaha dan perbankan.

“Dalam pameran ini juga diperkenalkan bagi dunia usaha peternakan, yaitu bagaimana masyarakat dapat mengembangkan bibit ternak secara tradisional, dengan cara moderen melalui proses perkawinan silang atau pengunggulan bibit, sehingga memperoleh hasil yang maksimal,”pungkas Payapo.

Menutupi sambutannya, Payapo mengajak semua untuk melihat potensi industri wisata di bumi Saka Mese nusa yang kaya dengan keunggulan dan keunikan alam, inilah yang semestinya kita dorong secara bersama-sama baik dari aspek infrastruktur, industri kerajinan masyarakat seperti kuliner dan makanan khas daerah untuk pengembangan ketahanan pangan lokal.

Selain itu pula aspek kesehatan dan pelestarian alam, juga cinta pada lingkungan yang asri dan bersih, sehingga dapat menjiwai semangat saka Mese nusa yang pesona bebas tai sapi.” Tutup Payapo ( Suneth ).