Siswa Sampoerna Academy Raih Outstanding Cambridge Learner Awards

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM — Lima siswa bernama Carys Yap, Lindsey Venecia Lee, Celine, Ivanka Chia Min Ling, dan Steven Gill dari Sampoerna Academy Medan meraih penghargaan Outstanding Cambridge Learner Awards di bawah kualifikasi Cambridge IGCSE.

Penghargaan ini diterbitkan oleh Cambridge Assessment International Education (CAIE), lembaga yang mengakui pencapaian pelajar luar biasa dalam ujian Cambridge di seluruh dunia.

Kelima siswa Sampoerna Academy ini mengalahkan ribuan siswa dari seluruh dunia dengan menunjukan prestasi akademik yang konsisten dalam mata pelajaran Matematika, Akuntansi, dan Sastra Inggris.

Lima siswa bernama Carys Yap, Lindsey Venecia Lee, Celine, Ivanka Chia Min Ling, dan Steven Gill dari Sampoerna Academy Medan meraih penghargaan Outstanding Cambridge Learner Awards di bawah kualifikasi Cambridge IGCSE. Foto : Istimewa

Hugo Liz De Castro, Kepala Sekolah, Sampoerna Academy, mengatakan dirinya bersyukur atas pencapaian anak didiinya mendapatkan tiga penghargaan untuk kategori ‘Top in World’ dan dua penghargaan di kategori ‘Top in Country’ di ajang Outstanding Cambridge Learner Awards.

Baca:  Indonesia Ujicoba Lawan Timnas Kamboja

“Ini hanya permulaan, saya percaya kedepannya akan semakin banyak murid-murid kami yang menunjukan potensinya dan mendapatkan lebih banyak lagi penghargaan. Outstanding Cambridge Learner Awards adalah penghargaan yang telah disetujui melalui proses yang jelas, yang mana semua prosedur yang kami jalani telah mematuhi audit kualifikasi dan sertifikasi ISO 9001 Institute Inggris,” kata Hugo dalam pernyataan pers diterima di Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Ia menuturkan kesuksesan ini merupakan sebuah pencapaian luar biasa, sekaligus membuktikan bahwa Sampoerna Academy merupakan salah satu lembaga pendidikan unggulan di Medan yang berkomitmen untuk mengasah potensi terbaik siswanya.

Ia juga mengungkapkan, Sampoerna Academy adalah sekolah internasional terkemuka di Indonesia yang menawarkan pendidikan holistik dari jenjang prasekolah hingga menengah atas dengan pendekatan kurikulum yang disesuaikan (IEYC, Cambridge, dan IBDP) di setiap tingkat yang didukung oleh metode pembelajaran STEAM.

Baca:  Penyelam Putri Pertama Bakamla RI Ikut Meriahkan Selam Massal Wanita Pecah Rekor MURI

Didukung oleh tenaga pengajar lokal dan luar negeri yang berpengalaman dan bersertifikasi serta fasilitas yang mumpuni, kata Hugo, lembaga pendidikan ini juga sebagai pelopor STEAM di Indonesia, yang mendorong siswanya untuk mempelajari mata pelajaran melalui integrasi lima sudut pandang STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, dan Mathematics). Oleh karna itu diharapkan dengan STEAM dan kurikulum yang disesuaikan ini, murid-murid Sampoerna Academy mampu mengembangkan keterampilan 5C (Critical Thinking, Collaboration, Communication, Creativity, and Character) yang melatih para siswa untuk lebih peka terhadap diri sendiri, masyarakat maupun lingkungan.

“Kedepannya, Sampoerna Academy Medan akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Medan dengan terus membuahkan siswa-siswa berprestasi khususnya untuk Medan dan sekitarnya,” tutur Hugo. @Rudi

Baca:  Panwascam Karanggeneng Ikuti Apel Akbar Dalam Rangka Coklit Serentak