Rayakan Milad ke-19, Baznas Gelar Pasar Rakyat di Rawamangun

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bekerjasama pemerintah kota Jakarta Timur menggelar Pasar Rakyat bagi mitra binaan di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta, Minggu (26/1/2020).

Kegiatan ini digelar bersamaan dengan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) Kota Jakarta Timur sekaligus perayaan milad Baznas ke-19 tahun yang diperingati tiap tanggal 17 Januari.

Baznas bekerjasama dengan Pemkot Jakarta Timur menggelar Pasar Rakyat di area CFD Rawamangun, Jakarta, Minggu (26/1/2020).

Event ini dihadiri oleh Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Irfan Syauqi Beik dan kepala lembaga Baznas Microfinance, Noor Aziz serta Walikota Jakarta Timur M. Anwar beserta jajaran dibawahnya dan masyarakat Jakarta Timur yang berada di area Car Free Day Rawamangun.

Irfan Syauqi Beik, Direktur Pendiatribusian dan Pendayagunaan Baznas, mengatakan Pasar Rakyat ini menjadi salah satu upaya untuk memaksimalkan potensi usaha kecil yang dijalankan mitra binaan dari tiga program ekonomi yakni Baznas Microfinance, Zakat Community Development dan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik.

Baca:  Danrem 051/Wkt Pantau Langsung Pelaksanaan Pengamanan Pilkada DKI Putaran Kedua

“Pasar Rakyat ini diikuti oleh 34 peserta dengan jenis usaha beragam diantaranya kuliner, aksesoris, jilbab, pakaian, sepatu, kebutuhan rumah tangga dan aneka produk lainnya,” ujar Irfan.

Menurutnya, bantuan ekonomi yang dikembangkan untuk membantu mustahik bukan hanya mewujudkan modal untuk berusaha, namun juga pembelajaran dan pendampingan produksi berbagai sektor ekonomi mustahik serta menguatkan pemasaran berbagai produk mustahik secara berkelanjutan.

“Ketiganya tidak diberikan dengan paradigma santunan tetapi melalui mekanisme yang lebih mendidik dan memberdayakan. Untuk itu kami mengembangkan sejumlah lembaga program karena luasnya bidang usaha dan lebarnya matra ekonomi ini,” katanya.

Untuk kebutuhan modal, mengupayakan lahirnya Baznas Microfinance Desa (BMD) yang memberikan modal bergulir dari dana infak kepada mustahik dan bantuan sosial pendukung usaha dari dana zakat. BMD juga mendorong asuransi mikro syariah bagi para penerima manfaatnya.

Baca:  Setya Novanto Kunjungi Pengungsi Gunung Agung Bali

Untuk kebutuhan modal dan produksi berbagai bidang usaha seperti industri kecil, jasa dan pertanian, dikembangkan oleh Lembaga Pengembangan Ekonomi Mustahik (LPEM). Khusus untuk usaha peternakan dilakukan oleh Lembaga Pengembangan Peternak Mustahik (LPPM).

Irfan Syauqi Beik, Direktur Pendiatribusian dan Pendayagunaan Baznas dan Walikota Jakarta Timur M. Anwar saat meninjau Pasar Rakyat di CFD Rawamangun, Jakarta, Minggu (26/1/2020).

“Untuk mendorong berbagai penguatan pasar, kami mengembangkan Z-Mart serta berbagai kegiatan pemasaran dan pemberdayaan pasar. Seperti upaya pemasaran produk UKM Rumah Batik & Tenun Indonesia, Pasar Ramadhan dan berbagai kegiatan Pasar Rakyat yang digelar hari ini,” jelasnya.

Irfan mengungkapkan, program pasar rakyat ini merupakan salah satu komitmennya dalam menumbuhkan kapasitas dan mengembangkan kemampuan pelaku usaha mikro menjadi semakin berdaya dan mandiri.

“Momentum ini bisa digunakan sebagai sarana edukasi mitra dalam memanfaatkan situasi keramaian untuk meningkatkan omset dan peluang usaha. Insya Allah untuk pemasaran produk mustahik dan produk umat lainnya yang lebih luas, kami akan mengembangkan PasarHalal.com atau kerjasama aplikasi penjualan online lainnya,” kata Irfan. @Rudi

Baca:  Baznas dan Tamasia Berikan Kemudahan Masyarakat Berkurban