Geger, Masyarakat Pamekasan Ngebor Sumur Cari Air Bersih Namun Keluar Gas Bisa Semburkan Api

Situasi dan kondisi di Lokasi Sumur Bor Air Yang Mengeluarkan Gas Bisa Menyemburkan Api,  Milik Bapak Misbahol Dusun  Bunut, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan Pamekasan, pada saat Babinkamtbmas Bersama Kepala Desa setempat memberikan pesan himbauan Bahaya kepada Warga sekitar sumur bor. .
Situasi dan kondisi di Lokasi Sumur Bor Air Yang Mengeluarkan Gas Bisa Menyemburkan Api, Milik Bapak Misbahol Dusun Bunut, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan Pamekasan, pada saat Babinkamtbmas Bersama Kepala Desa setempat memberikan pesan himbauan Bahaya kepada Warga sekitar sumur bor. .

PAMEKASAN,KANALINDONESIA.COM
Peristiwa sumur bor yang bertujuan untuk mencari air bersih kemudian mengeluarkan semburan gas yang bisa menyemburkan api, kali kedua terjadi dan menggegerkan Masyarakat Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Peristiwa sumur bor air yang mengeluarkan semburan gas dan bisa menyemburkan api itu, kali ini terjadi di Dusun Bunut, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan. Sumur bor tersebut adalah milik Misbahol, warga setempat, yang semula membuat sumur bor bertujuan untuk mendapatkan air bersih guna kepentinngan kebutuhan keluarga besarnya dalam kesehariannya.

“Kami mencari air bersih dengan cara mengebor, namun tak disangka setelah membuat sumur bor air malah mengeluarkan gas yang bisa menyemburkan api.,” kata Misbahol, pemilik sumur bor air yang mengeluarkan gas bisa menyemburkan api, selasa (28/01/2020).

Baca:  Pemberlakuan PSBB, Staf Teritorial Kodim 0501/ JP BS Bagikan Makan Siang Bagi Ratusan Driver Gojek

Diketahuinya sumur bor air yang mengeluarkan gas bisa menyemburkan api itu, berawal karena rasa penasaran Misbahol dan pihak keluarganya yang membuat salah seorang pekerja sumur bor itu menguji kebenarannya dengan cara menurunkan mesin Jenamo Sible kedalam sumur bor. Mesin jenamo Sible yang semula hidup, tiba-tiba mati seketika di kedalaman 20 meter.

“Mesin Jenamo Sible yang dimasukkan kedalam sumur dalam keadaan hidup tersebut mati seketika di kedalama 20 meter, yang kemudian ketika diangkat keatas menimbulkan bau menyengat serupa bau gas. Setelah kami uji dengan korek api yang kami nyalakan daj kemudian disulutkan ke bibir lobang sumur, ternyata api menyala,” terang Misbahol menjelaskan.

Baca:  Puluhan Peserta Lomba Gerak Jalan Di Kecamatan Pasean Pamekasan Pingsan

Sumur Bor Air milik Misbahol warga desa setempat sebelum mengeluarkan gas yang bisa menyemburkan api tersebut, pada kedalaman 90 meter masih mengeluarkan air bersih. Namun dirasa kurang dalam, digenapkanlah ke kedalaman 100 meter yang kemudian sumur bor air itu mengeluarkan gas yang bisa menyemburkan api..

Peristiwa yang terjadi pada hari Kamis 23 Januari 2020 itu, sontak memnggegerkan Masyarakat sekitar dan Masyarakat Kabupaten Pamekasan umumnya. Sebab, prihal kejadian tersebut sebelumnya terjadi di daerah Desa Kadur, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan.

Untuk kepentingan keamanan daerah sekitar, kini kedua sumur bor air tersebut khususnya sumur bor air milik Misbahol, Warga Dusun Bunut, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, diberi pipa besi sebagai sarana pengaman. Hal itu bertujuan, agar tidak membahayakan jiwa masyarakat daerah sekitar.*(Nang)

Baca:  Aksi Demo Puluhan Aktivis ALMAUN Kampus Unira Pamekasan, Ricuh Dengan Petugas Keamanan