Empat Terduga Teroris Yang Ditangkap di Purwakarta Diduga Jaringan Bahrun Naim

Polisi mengevakuasi jenazah terduga teroris dari Danau Jatiluhur dengan menggunakan Kapal Pol Air. Foto Ade/pojokjabar

KANALINDONESIA.COM, PURWAKARTA : Empat orang terduga teroris yang berhasil ditangkap tim Densus 88 Anti Teror di Waduk Jatiluhur, Purwakarta diduga merupakan anggota teroris jaringan teroris Bahrun Naim.

Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan, membenarkan bila Densus 88 Antiteror telah menangkap dan menembak terduga teroris. Ada empat pelaku. Dua di antaranya ditangkap hidup dan dua lagi terpaksa ditembak mati. “Yang ditembak mati, mereka melakukan perlawanan kepada petugas,” ujarnya.

Dua teroris ditangkap hidup masing-masing Rijal alias Abu Arham (29 tahun) dan Ivan Rahmat Syarif (28 tahun), warga Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.

Sedangkan dua yang ditembak mati, yaitu Abu Sovi alias Abu Azis alias Mas Brow, warga Kecamatan Kotawaringin, Kabupaten Bandung. Serta, Abu Faiz warga Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Keempatnya diduga merupakan jaringan teroris Bahrun Naim yang terafiliasi dengan ISIS.

Saat ini, polisi masih menyelediki kaitan mereka yang bersembunyi di rumah apung Waduk Jatiluhur. Apakah mereka akan meledakan Bendungan Jatiluhur atau bukan, motifnya masih belum diketahui.

“Yang jelas, kami menemukan surat bahwa mereka akan menjadi ‘pengantin’ pengeboman,” jelas Anton