Baznas Luncurkan Aplikasi ZMart Bagi Pengusaha UKM

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM — Badan Amil Zakat Nasional (Baznaz) meluncurkan aplikasi ZMart yang digunakan untuk memudahkan para pelaku UKM, terutama mustahik pemilik warung ZMart point atau yang umum disebut Saudagar ZMart dalam mendapatkan barang-barang dagangan dari Distribution Center (DC) Baznas.

Aplikasi ini diluncurkan bersamaan pembukaan warung ZMart di Kelurahan Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta, Jum’at (7/2/2020).

Hadir pada acara tersebut antara lain Direktur Operasi Baznas Wahyu TT Kuncahyo, Kepala LPEM Baznas Ajat Sudarjat, beserta perwakilan dari Saudagar ZMart.

Peluncuran Aplikasi ZMart sekaligus pembukan warung ZMart di Kelurahan Utan Kayu, Kemayoran, Jakarta (7/2/2020).

Direktur Operasi Baznas Wahyu TT Kuncahyo mengatakan aplikasi ZMart ini dapat diunduh melalui Play Store dan dapat digunakan untuk melayani transaksi pembayaran bagi para pembeli di warung ZMart.

Baca:  RS Lapangan Jatim Rawat 16 Pasien COVID

Dalam menunjang aplikasi ini, para saudagar ZMart ini akan dibekali printer thermal untuk mencetak struk belanja.

“Aplikasi ZMart merupakan salah satu pengembangan dari Baznas untuk Saudagar ZMart dalam memenuhi kebutuhan barang dagangnya,” ujar Wahyu.

Ia menjelaskan, aplikasi ini dirancang dengan tampilan antarmuka yang sederhana untuk memberikan kemudahan kepada Saudagar Zmart dalam mengoperasikannya.

“Selain mudah dalam melakukan pemesanan barang melalui sistem online, pengiriman oleh Distributor Center ini dilakukan tanpa ongkos kirim. Ini tentunya memudahkan proses belanja dan menghemat biaya-biaya dalam perjalanan membeli produk para mustahik. Biaya transportasi ini bisa dialihkan untuk menambah stock barang dagangan mereka,” jelasnya.

Wahyu menambahkan program pemberdayaan ekonomi mustahik ini akan terus dikembangkan dalam upaya meningkatkan eksistensi dan kapasitas usaha ritel mikro untuk mengatasi kemiskinan di wilayah perkotaan.

Baca:  Baznas Rilis Buku Manajemen Resiko Pengelolaan Zakat

“Baznas melalui Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik akan terus berupaya meningkatkan usaha mustahik tidak hanya memberikan bantuan modal usaha, namun juga pengembangan usaha lewat aplikasi. Selain itu pendampingan pencatatan keuangan, dan pemasaran dapat membangun kepercayaan diri mereka dalam menjalankan usahanya,” katanya.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Utama Baznas M Arifin Purwakananta mengatakan bahwa nantinya aplikasi ini diharapkan dapat berkembang memperkuat jaringan pemasaran produk-produk umat.

“Warung ZMart dan kelahiran aplikasi ZMart menjadi bukti bahwa kami serius untuk mengembangkan digital sebagai platform, tidak saja memudahkan muzaki berzakat namun penggunaannya juga untuk meningkatkan kesejahteraan Mustahik”, kata Arifin.

Arifin menambahkan, aplikasi ini bisa ditautkan dengan berbagai layanan financial teknologi yg ada agar lebih lebih kuat dampak ekonominya.

Baca:  Aktor Televisi Superstar Shakti Arora Berkolaborasi dengan Perusahaan Berbasis di New York EscapeX Meluncurkan Aplikasi Mobile

Di tengah terbatasnya sumber daya di daerah-daerah perkotaan, usaha retail menjadi solusi yang relevan di berbagai daerah mengingat tingginya pemenuhan kebutuhan sehari-hari yang dapat dipenuhi oleh usaha ritel dalam bentuk warung.

“Hingga Januari 2020 Baznas telah melakukan penyaluran bantuan kepada 830 mustahik program ZMart yang tersebar di 5 Provinsi dan 18 Kota)/Kabupaten,” tutur Arifin. @Rudi