Malaysia Healthcare Gelar Edukasi Kesehatan Bahaya Kanker Usus dan Hati di Jakarta

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM — Sebagai pusat informasi perawatan kesehatan Malaysia, Malaysia Healthcare Travel Council menggelar edukasi kesehatan mengenai bahaya kanker usus dan hati.

Bertemakan Kanker Pencernaan dan Hati dengan diikuti para nasabah asuransi Prudential, acara healthtalk ini diadakan di Hotel Best Western Kemayoran, Jakarta, Minggu (9/2/2020).

Nasabah asuransi Prudential antusias mengikuti edukasi kesehatan mengenai bahaya kanker usus dan hati yang diadakan oleh Malaysia Healthcare Travel Council di Kemayoran, Jakarta, Minggu (9/2/2020).

Farah Delah Suhaimi, Indonesia Market Development Director, mengungkapkan Malaysia Healthcare Travel Council didirikan oleh Kementerian Kesehatan Malaysia dengan tugas sebagai perwakilan dari 69 rumah sakit swasta di Malaysia yang berkomitmen untuk dapat menjangkau seluruh Indonesia dan menfasilitasi perusahaan, organisasi maupun masyarakat yang ingin mendapatkan informasi perawatan kesehatan di Malaysia.

Menurutnya, gelaran edukasi kesehatan di Kemayoran, Jakarta ini merupakan komitmennya untuk dapat memberikan informasi perawatan di Malaysia.

“Edukasi kesehatan ini merupakan komitmen kami untuk dapat memberikan informasi kesehatan dan juga peran Malaysia Healthcare sebagai perwakilan resmi dari pemerintahan Malaysia. Semoga event ini bisa memberikan informasi yang tepat bagi warga Indonesia yang ingin melakukan second opinion di Malaysia. Dan kali ini kami mengajak Princecourt Medical Centre sebagai partner rumah sakit untuk dapat memberikan informasi kesehatan,” ungkap Farah.

Ia menuturkan, melalui event kesehatan yang mengangkat Kanker Pencernaan dan Hati ini, pihaknya ingin memberikan informasi dan mengedukasi bahwa kanker adalah penyakit yang dapat timbul di bagian manapun ditubuh kita.

“Kanker Usus saat ini adalah kanker pembunuh nomor 2 setelah kanker hati. Kanker hati dapat di deteksi lebih awal sebelum menyebar dan meningkat menjadi tidak terkendali,” tutur Farah.

Sementara itu, Dokter Spesialis Saluran Pencernaan, Dr. Ahmad Najib Azmi dari Princecourt Medical Center menjelaskan bahwa faktor resiko kanker usus adalah keturunan, merokok, alkohol, obesitas, dan adanya polip pada usus.

Dokter Spesialis Saluran Pencernaan, Dr. Ahmad Najib Azmi dari Princecourt Medical Cente menjadi pembcara pada edukasi kesehatan yang diadakan oleh Malaysia Healthcare Travel Council di Kemayoran, Jakarta, Minggu (9/2/2020)

“Saat umur mencapai 45, seseorang dengan resiko kanker usus harus melakukan pemeriksaan akan sel sel kanker usus yang termasuk juga tes darah samar pada feses dan colonoscopy. Deteksi dini atas polip pada colon dan tindakan membuang polip dapat mencegah timbulnya kanker usus, dan biasanya resiko kanker karena beberapa faktor, misalnya keturunan,merokok, alkohol hingga adanya polip pada usus,” jelas dr. Ahmad Najib.

Dokter graduate University Malayu ini mengingatkan penyakit kanker hati juga merupakan salah satu kanker berbahaya, yang jika tidak ditangani dan dideteksi secara awal bisa menimbulkan resiko.

“Kanker pada hati biasanya terdeksi terlambat. Faktor resiko pada kanker hati timbul akibat virus hapatitis B atau C, fatty liver, peminum alkohol dan pengerasan hati. Dengan mengenali orang yang memiliki faktor resiko, kita dapat memeriksa dan mem follow up mereka dengan test darah, ultrasound dan penanda kanker. Kanker hati tahap awal dapat disembuhkan, dan deteksi dini sangat penting,” kata dr.Ahmad Najib.

Acara Healthtalk ini juga merupakan rangkaian dari Malaysia Healthcare Expo yang diseleggarakan di Mall Kelapa Gading pada 6-9 Februari 2020. Malaysia Healthcare menawarkan beragam layanan perawatan dan fasilitas kesehatan berkualitas dunia seperti kardiologi, fertilitas, onkologi, dan ortopedi hingga paket perawatan yang menarik dan terjangkau dari sejumlah fasilitas kesehatan swasta terkemuka di Malaysia. @Rudi