Polisi Tulungagung Amankan Pemilik Warkop yang Sediakan Kamar Esek-Esek

TULUNGAGUNG, KANALINDONESIA.COM: Anggota Unit Reskrim Polsek Ngantru mengamankan Wijianto (65), warga Desa Bendosari Kecamatan Ngantru lantaran diduga menyediakan tempat esek-esek di warung kopi (warkop) miliknya, Selasa(11/02/2020).

“Wijianto diamankan saat duduk-duduk di samping rumahnya,” tegas Kapolres Tulungagung AKNP Eva Guna Pandia melalui Paur Humas Ipda Anwari.

Dijelaskan, terungkapnya kasus penyedia layanan prostitusi tersebut bermula dari informasi yang diperoleh petugas. Bahwasanya, warkop Wijianto diduga tidak hanya menjual kopi, rokok, dan jajanan semata. Melainkan juga menyewakan kamar untuk prostitusi.

“Setelah ditelusuri ternyata informasi tersebut benar,” katanya.

Saat melakukan penyelidikan lanjut Anwari, pihaknya mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 60 ribu berikut Pekerja Seks Komersiil (PSK).

Baca:  Setelah Disidang, Puluhan Pemotor di Tulungagung ini Lepas Knalpot Brong

Selanjutnya, barang bukti dan Wijianto digelandang ke Mapolsek untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kepada petugas, Wijianto mengakui hanya menyediakan kamar. Sedangkan, transaksi prostitusi langsung dilakukan antara PSK dan penjajanya. Setiap kamar yang dipakai, Wijianto mendapatkan uang Rp 15 ribu atau Rp 10 ribu.

“Dalam sehari kadang ada, kadang juga tidak ada,” jelasnya.

Anwari melanjutkan, kini kasus tersebut masih dalam proses penyidikan. Meski Wijianto tidak ditahan, namun proses hukum kasus ini terus berlanjut.

“Pertimbangannya karena Wijianto sudah berusia lanjut, ia juga kooperatif selama pemeriksaan,” katanya.

Anwari menambahkan, atas perbuatannya, Wijianto bakal dijerat dengan pasal 296 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal satu tahun delapan bulan.(we)

Baca:  Kurang dari 10 Jam, Satreskrim Polres Gresik Berhasil Tangkap Pembunuhan Bermotif Asmara