Sidang Pembunuh Mantan Istri, Terdakwa Nyaris Dihakimi Keluarga Korban

keluarga korban mengejar terdakwa hingga pintu masuk ruang sidang

KANALINDONESIA.COM, MADIUN : Heri Purwanto (25), warga Desa Tawangrejo Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun yang menjadi terdakwa kasus pembunuhan terhadap mantan istrinya, Iin Triarina Dewi warga Desa Buduran Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun, nyaris dihakimi massa saat menjelang dan usai sidang dengan agenda putusan di Pengadilan Negeri Mejayan (Kabupaten Madiun), Jawa Timur, Rabu, (28/12/2016).

Saat terdakwa belum keluar dari ruang tahanan pengadilan untuk menjalani sidang, puluhan massa yang mayoritas keluarga korban sudah mengepung ruang tahanan.

Bahkan nyaris tak ada celah bagi petugas kejaksaan dan puluhan polisi, untuk membawa terdakwa ke ruang sidang.

Baru setelah massa sedikit lengah, petugas kejaksaan membawa terdakwa ke dalam ruang sidang dengan berlari. Bahkan salah satu petugas dari kejaksaan, Novan, sempat jatuh saat dikejar puluhan massa ketika membawa terdakwa ke dalam ruang sidang. Sementara itu, ibu korban, Sarinem, histeris dan jatuh pingsang karena tak mampu mendekati terdakwa.

Setelah berhasil diselamatkan dari kejaran massa, dengan penjagaan ketat aparat, sidang yang dipimpin ketua majelis hakim Horasman B Ivan, digelar. Dalam putusan kasus percobaan pembunuhan terhadap Sumarno, terdakwa divonis selama tiga tahun penjara.

Dalam sidang sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU), menuntut selama dua tahun penjara. Untuk diketahui, Sumarno juga nyaris dibunuh oleh terdakwa, karena saat itu ia membonceng korban.

Sedangkan dalam kasus pembunuhan mantan istrinya, terdakwa divonis selama 17 tahun penjara.

“Pokoknya harus (hukuman) mati,” kata Sarinem Ibu korban sambil terus menangis(AS)