Dinkes Jatim: Tenang, 65 WNI yang Akan Datang dari Natuna Sehat, Budiono: Masyarakat Gak Usah Menyikapi Berlebihan

SURABAYA KANALINDONESIA.COM Kepala Dinas Kesehatan Jatim Herlin Ferliana meminta masyarakat tidak khawatir dengan kepulangan 65 WNI yang akan dipulangkan setelah dikarantina di Natuna selama 2 pekan. Alasannya mereka sudah melewati masa uji kesehatan terkait Corona di Natuna itu sudah mendapat “Surat Keterangan Sehat” yg dikeluarkan dari Kemenkes.

“Mereka kan sudah melelalui fase 2 kali masa inkubasi, dan tidak ada gejalah infeksi Novel Corona Virus jadi menurut saya tidak perlu diperiksa lagi. Insya Allah sudah bisa langsung kumpul sama keluarga. Tetapi untuk kewaspadaan, sementara memang kami himbau jangan kumpul kumpul dengan banyak orang dulu,” ungkap Herlin melalui pesan singkat via WA, Jum’at (14/2/2020)

Ini sekaligus menjawab harapan anggota Komisi E DPRD Jatim, Benjamin Kristianto yang meminta agar dilakukan cek ulang WNI asal Jatim yang sempat di karantina di Natuna.

Baca:  HPN 2018, PWI Ponorogo Bareng Prodi Komunikasi Unmuh Gelar Jagongan Pers

Kepala Dinas Kesehatan ini juga memastikan 65 warga Jawa Timur yang akan pulang dari tempat karantina di Pulau Natuna, sehat. Karena itu tidak ada lagi karantina lanjutan bagi mereka.

Herlin Ferliana mengatakan, seluruh warga yang pulang dari Natuna juga telah diberi kartu keterangan sehat dari Kementrian Kesehatan (kemenkes.), bahwa mereka bebas dari virus korona.
“Mereka sudah dinyatakan sehat dan bebas virus korona, sehingga tidak ada lagi karantina lanjutan,” katanya,

Meski begitu, pihaknya mengimbau kepada 65 warga Jatim untuk menghindari pusat keramaian terlebih dahulu. Upaya tersebut sebagai antisipasi agar tidak ada gangguan kesehatan bagi mereka. “(Agar benar-benar aman) Hindari dulu pusat keramaian. Minimal hingga 1 bulan ke depan,” katanya.

Baca:  Biznet Berikan Layanan Gratis Hotspot Bagi Warga Kota Kediri

Herlin juga berpesan kepada 65 warga untuk lebih waspada terhadap kondisi kesehatannya. “Bila nanti mengalami gejala demam, sesak nafas dan batuk, segera melapor ke fasilitas kesehatan di daerah masing-masing,” katanya.

Sementara itu Budiono anggota Komisi E DPRD Jatim, menghimbau masyarakat agar tenang dan tidak berlebihan menyikapi pulangnya warga yang pulang dari Wuhan ini, ” Jangan panik atau mikir yang berlebihan. Yang penting bisa saling berhati hati. Seperti yang disampaikan Dinas Kesehatan mereka kan sudah dapat rekom dari dokter bahwa mereka sudah tidak terpapar virus Corona. Jadi masyarakat jangan berlebihan takutnya,” ungkap politisi asal Bojonegoro ini.

Politisi yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bojonegoro, ini juga mengatakan bahwa masyarakat tidak perlu menjaga jarak kalau bertemu atau berinteraksi dengan warga eks Karantina Natuna ini. “Ya memang ada himbauan agar tidak berinteraksi terlalu sering, tapi itu kan sebatas himbauan. saya rasa yang wajar saja, gak harus dibatas batasin. Jangan bikin situasi jadi panik, ” harapnya.

Baca:  Dua Pencuri Truk Gresik di Tembak, Satu DPO

Tidak kalah penting kata Budiono dinas kesehatan dan kepala daerah yang warganya sempat dikarantina, agar melakukan hal hal yang dibutuhkan, ” Misal melakukan pemeriksaan berkala dan mengantisipasi jika ada tanda tanda warganya tersebut mengarah pada gejala Corona,” pungkasnya. Nang