Di Tulungagung, KPK Geledah Rumah Kontraktor

TULUNGAGUNG, KANALINDONESIA.COM: Guna melengkapi penyidikan kasus suap yang menjerat mantan Ketua DPRD Tulungagung, periode 2014-2019, Supriyono, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) melakukan penggeledahan di kediaman Ari Kusumawati seorang rekanan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung yang beralamatkan di Dusun Jetakan RT01/RW02 Desa/Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, Rabu(19/02/2020).

Berdasarkan pantauan, penyidik KPK yang berjumlah sepuluh orang dengan pengawalan ketat pihak Kepolisian Polres Tulungagung mengendarai empat mobil Toyota Kijang Inova, tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB.

Kedatangan mereka sempat membuat kaget tetangga sekitar lokasi penggeledahan. Terlihat ada orang tua laki – laki dan perempuan yang ada dirumah tersebut.

Menurut Yanto yang mengaku kakak ipar Ari Kusumawati membenarkan jika rumah tersebut merupakan rumah Ari. Namun, Ari juga jarang terlihat dirumah.

Baca:  KPK Periksa Sejumlah Pegawai dan Kepala Puskesmas di Jombang

“Informasi Ari ada di Jakarta, dan rumah hanya dihuni oleh kedua orang tuanya dan anaknya,” ungkapnya.

Penggeledahan pencarian berkas ini sebagai pelengkap dalam proses penyidikan terhadap Supriyono mantan Ketua DPRD periode 2014-2019 yang ditetapkan sebagai tersangka pada 13 Mei 2019 oleh KPK, dalam kasus suap terkait pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan/atau APBD-P Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018.

Sekedar diketahui, serangkaian kegiatan KPK di Tulungagung pada Senin (17/02/2020) telah melakukan penggeledahan di gedung DPRD Tulungagung.

Kemudian pada Selasa (18/02/2020) KPK melakukan penggeledahan di empat titik rumah anggota DPRD Tulungagung diantaranya Imam Kambali dari partai Hanura, Agus Budiarto dari partai Gerindra, Suharminto alias Bedut dari PDI Perjuangan dan Adib Makarim politisi PKB.

Baca:  Polres Tulungagung Tetapkan Tersangka Pengrusakan di Pendopo

Hingga berita ini ditulis, proses penggeledahan masih berjalan.