Permudah Layanan, Puskesmas Tarik Launchng Aplikasi Papperles

SIDOARJO, KANALINDONESIA.COM: Puskesmas Tarik Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur launching aplikasi papperles untuk calon pasienya.inovasi ini terbersit dari banyaknya pasien yang mengantri untuk memeriksakan keluhan kesehatanya ke poli yang akan di tuju.

Penciptanya adalah salah satu dokter muda yang enggan di sebut namanya,menurutnya,aplikasi Papperles ini bertujuan untuk mempermudah layanan,transparansi serta efisiensi tenaga kerja.Rabu (19/02/2020)

Di tengah pembatasan rekrutmen tenaga honorer di Dinas Kesehatan oleh Pemerintah Daerah Sidoarjo.

“Tidak tega melihat pasien yang menunggu lama,apalagi ada seorang ibu yang sedang menggendong bayinya,jadi saya harus memutar otak untuk menerbitkan aplikasi pelayanan yang mempermudah pasien,”ujar dokter muda kelahiran 33 tahun silam.

Dengan aplikasi ini tidak ada lagi pasien yang berlama-lama mengantri,sebab pasien tinggal klik di satu tombol dan setelah meng klik tombol,data pasien otomatis akan terhubung ke tenaga medis di rungan Poli juga akan terhubung ke monitor yang ada ruang pendaftaran,setelah data pasien di registrasi oleh petugas Puskesmas.

Baca:  All Out, Relawan Pemenangan Kabupaten Mbois Dikukuhkan

Lahirnya Aplikasi ini termotifasi dari lambatnya penanganan serta pelayanan kesehatan di 26 Puskesmas yang ada di Kabupaten Sidoarjo.Baru ada di Puskemas Tarik,yang pertama dan belum ada di Kabupaten Sidoarjo.

Keluhan masyarakat selama ini,rata-rata mereka mengeluh akibat lamanya mengantri di loket pendaftaran belum lagi kalau tenaga medisnya sedang ada dinas luar,mereka harus sabar mengatri hingga berjam-jam lamanya demi untuk memperoleh hak sehatnya.

Di ruanganya Kepala Puskesmas Tarik dr.Maulana Muhammad kepada awak media mengatakan,”benar,aplikasi ini baru ada di Puskesmas Tarik,di tempat lain belum ada,yang lain rata-rata masih manual dan online,”ujarnya.

Ia menambahkan,”jadi pasien yang sudah teregistrasi data identitasnya,selanjutnya tinggal tekan klik otomatis bisa terupdate,aplikasi ini berlaku untuk semua pasien,baik dari internal Kecamatan Tarik maupun eksternal.dan masih berlaku bagi pasien yang periksa di poli,untuk pasien yang masuk IGD sistem pelayananya masih dalam pengerjaan,”pungkasnya.(irw)

Baca:  Tingkatkan Keselamatan, KAI Daop 7 Berikan Sosialisasi Kepada Warga Kecamatan Barat