Polres Jombang Gelar Razia Jelang Pergantian Tahun

Petugas gabungan yang dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Jombang melakukan razia disalah satu rumah kos

KANALINDONESIA.COM, JOMBAN : Untuk mengantisipasi gangguan masyarakat menjelang pergantian tahun, Polres Jombang merazia sejumlah tempat, yang diantaranya cafe dan rumah kos, guna mencegah penyalahgunaan narkoba.

AKP Hasran selaku Kasat Resnarkoba Polres Jombang menuturkan bahwa, razia ini merupakan tindak lanjut surat tugas dari Dirresnarkoba Polda Jatim.

Bahkan dalam razia ini juga diikuti oleh Kasat Sabhara dan Kabid Trantib Satpol PP Jombang.

“Menindaklanjuti perintah KA pada hari kamis 29 Des 2016 Pkl 21.30 WIB, Satresnarkoba Res Jombang telah melaksanakan giat razia menjelang tahun baru 2017. Dengan sasaran cafe dan rumah kos, hal ini bertujuan mencegah penyalahgunaan narkoba,”ucap Kasat Resnarkoba Polres Jombang AKP Hasran, kepada kanalindonesia.com.

Disebutkan AKP Hasran, dalam razia kali ini melibatkan 48 Personil yang terdiri dari, 18 anggota Satresnarkoba, 14 anggota Sabhara, 3 anggota Satreskrim, 3 anggota Intelkam, 3 anggota Propam, 3 anggota POM TNI, 10 anggota Satpol PP dan 2 anggota Urkes.

Giat razia yang dipimpin oleh Kasat Resnarkoba ini berhasil mengamankan sejumlah penghuni kos yang tidak memiliki identitas.

“Dari rumah kos yang berada di Kelurahan Jombatan Kecamatan/Kabupaten Jombang, terdapat temuan ada 6 kamar kos diantaranya 3 kamar berpenghuni (laki dan perempuan) dan yang bukan pasangan suami istri 2 orang, selanjutnya rumah kos di Desa Tunggorono, Kecamatan/Kabupaten Jombang, temuan ada 12 kamar kos diantaranya 10 kamar berpenghuni perempuan, namun ada 4 orang yang tidak memiliki identitas. Unit giat bergerak menuju Rumah kos di Desa Mojongapit Kecamatan/Kabupaten Jombang, di rumah kos teraebut diketemukan ada 10 kamar kos, 7 diantaranya kamar kos tersebut berpenghuni laki dan perempuan dan yang bukan suami istri 1 pasang,” tegasnya.

Masih menurut Hasran,” seorang perempuan yang tidak memiliki identitas dan pasangan yang bukan suami istri kita serahkan ke satfung binmas, guna dilakukan pembinaan,” pungkasnya.(elo)