Antisipasi Penggemar Persebaya Datang ke Stadion, Polsek Karanggeneng, Lamongan Gelar Nobar Final Piala Gubernur.

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Pasca kerusuhan antar suporter di Blitar pada Selasa (18/2/2020) kemarin antara pendukung Persebaya Surabaya dan pendukung Arema Malang saat akan menyaksikan pertandingan semifinal sepak bola memperebutkan Piala Gubernur Jawa Timur, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur bersama jajarannya mengantisipasi agar kejadian tersebut tidak terulang lagi. Apalagi hari ini Piala Gubernur Jawa Timur memasuki babak final yang mempertemukan dua rival sejak era divisi utama, yakni Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta.

Pertandingan yang digelar di Stadion Delta Sidoarjo diperkirakan akan dipenuhi oleh pendukung Persebaya yang terkenal dengan sebutan bonek. Kelompok suporter yang satu ini memiliki militansi yang tinggi terkadang sering kali bergesekan dengan beberapa kelompok suporter lain yang memiliki sejarah kelam, diantaranya adalah Aremania (pendukung Arema Malang), The Jack (pendukung Persija Jakarta).

Baca:  Hari UKM Nasional 2020, Unilever Support 147.000 Pedagang Warung

Untuk mengantisipasi itu semua, jajaran Kepolisian digerakkan semua terutama daerah-daerah yang berdekatan dengan wilayah Sidoarjo yang menjadi tempat digelarnya pertandingan turnamen sepak bola yang hampir lima tahun tidak dilaksanakan tersebut. Polres Lamongan merupakan salah satu polres yang juga turut andil dalam usaha mengantisipasi kerusuhan. sehingga memerintahkan untuk mengambil tindakan dan kegiatan dalam rangka pengamanan.

Tindakan yang dilakukan oleh anggota polisi di wilayah Polres Lamongan diantaranya adalah penghadangan pergerakan suporter yang identik dengan berseragam hijau tersebut dilakukan dibeberapa titik jalur utama yang menghubungkan kota Lamongan dengan Surabaya maupun Sidoarjo. Sementara yang lain mengadakan kegiatan-kegiatan agar animo pecinta bola untuk datang ke Gelora Delta Sidoarjo berkurang.

Seperti yang dilakukan oleh Polsek Karanggeneng, Lamongan ini, beberapa anggota Polsek Karanggeneng mengadakan acara nonton bareng dengan para pendukung persebaya di Balai Desa Mertani, Kecamatan Karanggeneng Lamongan. Sorakan dan teriakan mereka tak kalah meriahnya dengan saat menyaksikan langsung di tribun Stadion Gelora Sidoarjo.

Baca:  Pastikan Personel Terbebas Paham Radikalisme, Wakapolda Jatim Gelar Seminar

Bripka Muhtadi, Aipdah Hardi, dan Bripka Muhammad Suprayitno dengan menggunakan Pendopo Desa Mertani, Kecamatan Karanggeneng mengumpulkan puluhan masyarakat  untuk mengadakan nonton bareng pertandingan seru ini dengan menggunakan layar lebar. Laksana di sebuah stadion, mereka yang datang duduknya di bagi dua kelompok, ada yang mendukung Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta. Bahkan yang membuat seru ada beberapa anak muda memakai dan membawa atribut Persebaya.

“Di wilayah Kecamatan Karanggeneng ini banyak penggila bola (gibol) yang selalu haus dengan tontonan sepak bola ini, Selain itu, di beberapa desa wilayah Karanggeneng ini juga disinyalir ada anggota Bonek pendukung Persebaya yang selalu ingin mendukung tim kesayangannya saat bertanding,” kata Bripka Muhtadi.

Baca:  Keluhkan Adanya Dugaan Mark-up Harga Jual Pupuk Bersubsidi, Petani Desa Senden Ajukan Hearing di DPRD Jombang

Dengan adanya nonton bareng ini, Bripka Muhtadi mengharapkan para suporter Persebaya ini tidak harus pergi ke stadion guna mendukung timnya, namun cukup nonton bareng mereka bisa meluapkan emosinya.

Pada kesempatan tersebut juga hadir untuk mengikuti kegiatan nonton bareng pertandingan Piala Gubernur Jawa Timur diantaranya Camat Karanggeneng, Kepala Desa Mertani beserta perangkatnya serta anggota Babinsa Koramil Karanggeneng.

Pertandingan yang akhirnya dimenangkan oleh Persebaya dengan skor telak 4 -1 itu membuat puas pendukungnya. Mereka bersorak kegirangan seraya menyuarakan yel-yel yang biasanya dinyanyikan suporter ketika mereka di tribun stadion.(omdik/fer)