Rumah Diterjang Longsor, Kakek di Sawoo Ponorogo Meninggal Dunia

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Bencana alam tanah longsor yang terjadi di Dukuh Krambil, RT 04/RW 01, Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jatim mengakibatkan Paimin (80) meninggal dunia karena tertimpa material tanah dan batako plengsengan hingga meratakan bangunan rumahnya yang terbuat dari kayu dan triplek berukuran 5×8 meter, Jumat(21/02/2020) malam.

Dari informasi yang diperoleh kanalindonesia.com, material tanah longsor meratakan rumah korban saat penghuninya masih berada di dalam.

Warga yang pertama melakukan pertolongan kesulitan menemukan korban. Beruntung salah satu warga melihat tangan Paimin karena tidak tertimbun material longsor dan sempat melambai lambai, sehingga tubuhnya diangkat dan segera dilarikan ke rumah sakit Muhammadiyah Ponorogo.

Ka SPK Aiptu Sudjono bersama Bhabinkamtibmas Bripka Wahyu DC dan anggota piket yang mendapati laporan segera mendatangi lokasi tanah longsor.

“Hujannya lumayan lebat sehingga menyebabkan ambrolnya plengsengan berupa batako sepanjang kurang lebih 8 meter dengan ketinggian 3,5 meter pada pukul 19.30 WIB. Dampak dari bencana tersebut menimpa sebuah rumah yang berada disamping plengsengan batako, yakni milik Mbah Paimin. Korban meninggal dunia sekitar pkl 23.30 WIB setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit,”ujar Bhabinkamtibmas Desa Pangkal, Bripka Wahyu.

Kapolsek Sawoo AKP Edi Suyono saat dihubungi usai kejadian menerangkan,“kami atas nama keluarga besar Polsek Sawoo mengucapkan turut berbelasungkawa atas jatuhnya korban jiwa dalam bencana alam tanah longsor di Dukuh Krambil RT 04/RW 01, Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo. Semoga arwah mbah Paimin diterima segala amal dan diampuni kesalahannya, serta keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan dan ketabahan,” kata AKP Edi Suyono. (rb/tnt)

Baca:  Empat Emak-Emak Semarang dan Jakarta Ditangkap karena Nyuri Dagangan Swalayan di Ponorogo