Pemkot Semarang Bersama Ansor Siap Memerangi Radikalisme

SEMARANG, KANALINDONESIA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berkomitmen untuk memerangi radikalisme yang dihadapi oleh bangsa Indonesia.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan problem yang dihadapi oleh bangsa Indonesia saat ini salah satunya soal radikalisme yang juga ingin mengubah ideologi negara.

“Kita tahu persis persoalan hari ini bukan lagi melawan penjajah. seperti yang pernah disampaikan oleh Bung Karno bahwa perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah,”ujarnya, saat menghadiri apel kebangsaan Banser Ansor di Lapangan Cepoko, Gunungpati, Minggu (23/2/2020).

Tapi perjuangan ini, lanjutnya, akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri. Salah satunya ada yang ingin merusak ideologi negara kita dengan paham radikalisme.

“Maka Ansor sebagai bagian dari NKRI harus bisa menjadi benteng utama dan terdepan dalam memerangi radikalisme,”tuturnya.

Baca:  Coca Cola Amatil Jateng Peringati Hari Sejuta Pohon Sedunia

Dia menuturkan siap bersama dengan Ansor memerangi radikalisme di Kota Semarang dan bersepakat dengan Ansor.

“Kalau hari ini ada yang mencoba merongrong NKRI, merobek ideologi Pancasila, yang berarti bangsa Indonesia mundur 74 tahun ke belakang, Saya pastikan hari ini, saya bersama Ansor melawan radikalisme yang ada di kota Semarang,” ujar Hendi yang akrab disapa Hendrar Prihadi.

Dia menambahkan kepada pemuda Ansor tentang masa keemasan Negara Indonesia yaitu pada 2045 tepat 100 tahun usia Republik Indonesia.

Menurutnya pada 2045 menjadi masa keemasan negara Indonesia pengamat ekonomi dunia juga menyatakan ada dua negara di tahun 2045 yang akan mampu tumbuh menjadi salah satu dari the best five economic in the world.

Baca:  Polda Jateng Akan Launching Aplikasi Online New Smile Police Jogo Wargo Jogo Negoro

“Yang artinya 5 negara dengan ekonomi terbaik di dunia, dan Indonesia adalah salah satunya,”tutur Hendi.