Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu Kost Tiba di Tulungagung, Polisi Langsung Gelar Pra Rekonstruksi

istimewa

TULUNGAGUNG, KANALINDONESIA.COM: Pasca penangkapan RD (26), atau terduga pelaku pembunuhan terhadap janda kaya Miratun (65), polisi langsung bergerak cepat. Pada Sabtu (22/2/2020) sekitar pukul 22.45 WIB, Korps Baju Cokelat langsung menggelar pra rekonstruksi. Padahal, saat itu RD baru saja dijemput petugas di Surabaya.

Berdasarkan pantauan pewarta, RD tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 22.40 WIB. Ia naik mobil Toyota Avanza warna hitam dengan pengawalan polisi yang sangat ketat.

Setibanya di lokasi, mobil yang membawa RD langsung dibawa masuk ke dalam TKP atau rumah korban. Hanya petugas yang berkepentingan yang diperkenankan masuk. Sedangkan awak media dan warga yang ingin melihat dibatasi dengan pagar rumah korban.

Adegan pertama dari pra rekonstruksi tersebut yakni ketika RD hendak masuk ke area rumah korban melalui pintu pagar depan. Setelah itu, RD masuk ke dalam rumah melewati sisi kanan rumah korban.

Selanjutnya, tidak ada yang tahu proses pra rekonstruksi yang hampir menelan waktu sekitar 40 menit tersebut. RD baru keluar menuju ke mobil lagi sekitar pukul 23.25 WIB.
Kemudian, mobil tersebut langsung membawa RD meninggalkan lokasi. Menurut salah satu petugas yang enggan disebutkan namanya, RD akan dibawa ke Mapolres untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Meski di lokasi ada pejabat dari Polres Tulungagung seperti KBO Reskrim Iptu Suwoyo dan Panit Reskrim Polsek Ngunut Iptu Hery Poerwanto, namun keduanya enggan memberikan keterangan terkait kegiatan pra rekonstruksi ini.

“Jangan dulu, ini masih pemeriksaan,” ucap singkat Hery Poerwanto.

Namun Hery sempat menyampaikan jika pria yang menjalani pra rekonstruksi ini diduga kuat adalah pelaku pembunuhan terhadap Miratun.

“Itu saja ya, ini saya juga mau ke Polres,” tukasnya.

Sementara itu Kepala Desa Ngunut Abdullah yang juga hadir saat gelar pra rekonstruksi mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi kinerja Polres Tulungagung yang berhasil mengungkap misteri kasus pembunuhan salah satu warganya ini. Apalagi, polisi berhasil mengungkapnya hanya dalam kurun delapan hari.

“Alhamdulilah cepat terungkap, tadi saya mendapat informasi dari polisi jika pria ini adalah pelakunya,” kata Abdullah kepada pewarta.

Disinggung apakah warga sekitar terkejut jika terduga pelaku pembunuhan adalah orang yang pernah kos di rumah korban, Abdullah mengungkapkan tidak. Sebab, sejak awal korban sempat bercerita kepada warga bahwa uang dan perhiasaannya hilang sesaat setelah RD meninggalkan kos-kosan.

Apalagi, sesudah kejadian itu salah satu keluarga RD yang tinggal satu lingkungan dengan korban sempat bersedia mengganti barang-barang yang dicuri RD dengan cara mencicil.

“Awalnya kecurigaan memang ada, tapi saat itu kan belum ada barang bukti,” pungkasnya.