Dewan Trenggalek Panggil Dinas Terkait Pasien DB yang Alami MD

Komisi IV DPRD Kab Trenggalek panggil.Dinkes Dalduk KB dan RSUD dr Soedomo terkait insiden meninggalnya pasien terkena wabah DB,Selasa,(25/2)

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Mugiyanto,Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Trenggalek, menegaskan jika kasus meninggalnya orang yang terkena wabah Demam Berdarah(DB) harus menjadi atensi dan dijadikan bahan renungan bersama seluruh komonen pemangku pemerintahan setempat.”Saya merasa prihatin atas terjadinya kasus ini, ” terangnya,Selasa,(25/2).
Hal ini dikatakan politisi asal Demokrat usai melakukan dengar pendapat dengan Dinas Kesehatan,Pengendalian Penduduk dan KB serta pihak RSUD dr Soedomo.

Politisi yang akrab disapa Kang Obeng ini berharap Dians Kesehatan Pengendalian Penduduk (Dinkes Dalduk – KB) bisa memberikan penjelasan terkait kejadian ini sekaligus bisa dijadikan pengalaman dan bahan evaluasi.”Ini persoalan serius karena menyangkut nyawa orang, ” tegasnya.

Sementara itu, dr Rufianto wakil dari Plt Kepala Dinas Dalduk – KB yang tidak bisa hadir menjelaskan, jika kasus DB sekarang ini banyak menjadi perbincangan publik apalagi sampai ada yang meninggal.

Baca:  Harga Daging Sapi

Dijelaskannya, jika angka orang yang yang terkena DB di Tahun ini masih di bawah Tahun 2019.

Dirincikan dia, jumlah yang meninggal sebanyak 3 orang dan yang terjangkit sekitar 70 an, sedangkan di Tahun 2019 yang terjangkit mencapai 89 orang.

“Tahun 2020 masih dibawah angka maksimal dari Tahun 2019, ” ungkapnya.

Selanjutnya, dikatakan dia, pihak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) merasa berterima kasih atas semua informasi yang disampaikan dan bisa dijadikan sebuah masukan.”Setidaknya kita akan lebih bekerja extra keras dalam pencegahan penyakit DB supaya bisa memberi rasa tenang dan nyaman kepada masyarakat, ” pungkasnya.(dik/ham)