Tanggul Penahan Jalan Retak, Bahayakan Rumah dan Jalur Nasional Ponorogo-Trenggalek

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM:  Tanggul penahan jalan di jalan raya Trenggalek – Ponorogo masuk  RT 1/RW 1 Dukuh Krajan, Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo atau berada di KM 24,800 Trenggalek-Ponorogo mengalami retak.

Tanggul penahan jalan dengan tinggi kurang lebih 6 meter, panjang 50 meter  mengalami retak horizontal sepanjang 43 meter tepat di tengahnya.

Keretakan tanggul ini juga membahayakan rumah Suroso (39) yang hanya berjarak kurnag lebih 2 meter, sehingga apabila tanggul tidak kuat menahan air hujan dikhawatirkan akan longsor dan menimpa sebagian rumah tersebut.

“Tadi saudara Suroso menginformasikan ke Polsek Sawoo bahwa tanggul penahan jalan setinggi 6 meter, panjang 50 meter, tepat disamping rumahnya mengalami retakan horizontal ditengahnya. Karena membahayakan jalan dan rumah tersebut, maka kami mendatangi lokasi ini,”ujar Kapolsek Sawoo AKP Edi Suyono saat mendatangi lokasi yang didampingi Wakapolsek Sawoo dan Kepala Desa Pangkal Suprianto.

Baca:  Plt Bupati Trenggalek Serahkan Ratusan Serifikat di Safari Ramadan

Keberadaan tanggul penahan jalan tersebut terbilang lumayan lama, karena dibangun sekitar tahun 1997 lampau. Saat mendatangi lokasi, Kapolsek Sawoo segera menghubungi Bina Marga BBPJN VIII di Trenggalek yang langsung mengirim 5 anggotanya turun ke lokasi.

Hasilnya, setelah melaksanakan survey dan pengukuran, disampaikan oleh tim akan segera dilakukan perbaikan pada bulan Maret atau April 2020 mendatang.

“Sementara pada saat hujan turun dengan intensitas tinggi disarankan untuk berpindah ke rumah tetangga yang lebih aman, hingga nanti dilaksanakan perbaikan”, himbau AKP Edi Suyono.