Warung Nasi Pecel Legendaris Sejak 1975 di Pasar Soeroengan Sidoarjo

SIDOARJO, KANALINDONESIA.COM: Warung makan nasi pecel legendaris yang terletak di ujung pasar Soeroengan, Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur merupakan warung turun temurun sejak tahun 1975 tersebut merupakan peninggalan dari orang tuanya.

Hingga sekarang masih eksis dengan menu khas dan cita rasa yang sama, konsep masakanya pun lain dari yang lain, banyak orang yang menjadi pelanggan setia karena cita rasa khasnya.

Tampak Wiwit (38) adalah penduduk asli pribumi sekitar pasar Soeroengan. Penjaga warung turunan generasi ke 7 ini dengan dandanan khasnya bermake up menor untuk menarik pelangganya. Kendati warung terletak di ujung pasar, namun tak pernah sepi dari pengunjung.Apalagi disaat musim Pesta Demokrasi tiba.

Baca:  Menuding JPU Dalam Duplik, Henry Gunawan Disebut Hanya Beralibi agar Lolos Dari Hukum

Janda dua anak, kelahiran 38 silam ini, terkenal familier dan humoris, sesekali melempar senyum manisnya saat melayani pelanggan.

“Turun di saya ini masuk generasi ke 7 setelah saudara-saudara saya, dari dulu menu khasnya ya nasi pecel saja, di saya ini sih, mulai saya tambahi menu, ada rawon, sayur lodeh dan lain-lain maklum mengikuti perkembangan jaman,”paparnya.

Di era milenial, pinggiran kota udang ini masih bisa ditemukan menu nasi pecel dengan harga 7 ribu perak bisa mendapatkan seporsi makanan dan minumnya.warung pecel legendaris ini. Mulai jual dari harga 5 ratus rupiah hingga sekarang 7 ribu rupiah.

Sementara Untung (46) warga Kresek Kabupaten Kediri ini tiap kali datang ke Sidoarjo menyempatkan diri untuk mampir ke warung langgananya.

Baca:  Cegah Covid-19, Polresta Sidoarjo Lakukan Penertiban dan Bagikan Masker ke Pengguna Jalan

“Di tengah gemerlapnya kabupaten penyanggah, kok masih ada menu makanan dengan harga yang cukup terjangkau, walaupun dengan menu yang ala kadarnya tapi tidak mengurangi cita rasa,”pungkasnya.(irw)