Apes, Kijang LGX Tertimpa Pohon Saat Hujan deras

TULUNGAGUNG, KANALINDONESIA.COM: Nasib apes menimpa Mustakim warga Desa Jati Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar. Pasalnya saat ia menghindari pohon tumbang didepannya, malah bagian belakang mobil Toyota Kijang LGX AG 1788 QA yang dikemudikannya tertimpa pohon Asem Londo di Jalan Jayengkusumo pada Jumat (28/2/2020).

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun bagian mobil tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah. Diperkirakan, kerugian mencapai jutaan rupiah.
Selain itu, akibat pohon tumbang sempat mengakibatkan macet sepanjang 2 kilometer dari arah selatan, dan 1 kilometer dari arah utara.

Mustakim mengatakan, saat itu ia bersama istrinya melaju dari arah utara ke selatan dengan mengendarai Toyota Kijang LGX AG 1788 QA. Ketika itu kondisi memang sedang hujan deras. Selanjutnya, saat tibda di Jalan Jayeng Kusumo atau di depan rumah makan, ia melihat ada pohon tumbang di depanya.

“Karena ada pohon tumbang saya menghindarinya dengan cara mundur,” terangnya.

Mustakim melanjutkan, namun saat mundur tiba-tiba pohon yang dibelakangnya juga tumbang. Praktis, ia tidak sempat menghindar hingga akhirnya pohon tersebut menimpa bagian belakang mobilnya.

“Saat itu saya dan istri langsung keluar mobil dan berteduh di warung pinggir jalan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung Soeroto melalui Kabid Logistik dan Kebencanaan Nursono membenarkan adanya pohon tumbang tersebut. Menurutnya, di Jalan Jayeng Kusumo ada dua pohon yang tumbah.

“Selain itu ada juga beberapa pohon yang rantingnya patah,” katanya.

Nursono melanjutkan, dua pohon yang tumbang tersebut berjenis Asem Londo dan Sono Kembang yang berdiameter sekitar 70 hingga 90 sentimeter. Untuk membersihkan pohon yang menutupi badan jalan tersebut pihaknya mengerahkan seluruh potensi SAR yang ada, termasuk TNI-Polri, Satpol PP dan Taruna Tanggap bencana.

“Kita kerahkan 1 alat berat berupa Fork Lift dan 4 chain saw untuk membersihkan rantingnya,” terangnya.

Nursono menambahkan, setelah batang dan dahan dari pohon-pohon tersebut dibersihkan, akses jalan sudah lancar kembali.