Kartika Hidayati, Ajak Fatayat dan Muslimat Sukseskan Muktamar NU Lewat Koin Muktamar

Kartika Hidayati didampingi anggota Fatayat memasukkan donasi ke kotak koin muktamar seusai pembukaan Bahtsul Masail di PP. Matholi’ul Anwar, Sabtu (29/2/2020). foto: omdik_kanalindonesia.com

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Kehadiran Wakil Bupati Lamongan, Kartika Hidayati, pada pembukaan Bahtsul Masail Syuriyah PWNU Jawa Timur di Pondok Pesantren Matholi’ul Anwar Simo, Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan menarik perhatian undangan terutama para perempuan yang tergabung dalam organisasi Fatayat dan Muslimat yang turut hadir dalam acara tersebut, Sabtu (29/2/2020).

Seusai acara, Kartika Hidayati yang juga menjadi ketua Muslimat NU Lamongan itu menyalami satu persatu anggota Fatayat, Muslimat serta IPPNU yang sejak tadi menunggunnya. Dia bahkan memberikan kesempatan untuk foto bersama-sama dengan anggota banom NU khusus perempuan itu.

Di sela-sela acara foto-foto tersebut, Wakil Bupati perempuan pertama di Lamongan itu menunjuk kotak yang berada tidak jauh dari mereka berfoto tersebut. Kotak tersebut merupakan tempat yang disiapkan oleh Panitia untuk Koin Muktamar.

Baca:  Momentum Hari Pahlawan, Gedung Pemkab Lamongan diresmikan

“Ayo jangan lupa ikut berpartisipasi dalam ikut serta menyukseskan pelaksanan Muktamar ke-34 dengan cara memberikan bantuan melalui progam koin muktamar ini,” kata Kartika.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa Koin Muktamar NU ada kaitannya dengan ittiba yakni mengikuti jejak langkah masyayikh, para kiai sepuh. Di awal berdirinya ketika ada proses muktamar, yang urunan bukan hanya siswa tapi para kiai dan masyayikh, bahkan Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari juga ikut urunan, termasuk KH Abd Wahab Chasbullah.

“NU adalah jamiyah yang dibarokahi. Artinya siapa yang ikut NU hidupnya berkah, rizkinya banyak, hingga manfaat dunia akhirat,” teranya

Sebagaimana diketahui, Muktamar ke-34 NU akan dilaksanakan pada 22-27 Oktober 2020 di Lampung dengan mengusung tema ‘NU Mandiri, Indonesia Bermartabat’. Untuk mensukseskan perhelatan tertinggi di organisasi terbesar di Indonesia ini, panitia menggulirkan program ‘Koin Muktamar’.

Baca:  Antisipasi Libur Panjang, Satlantas Polres Jombang Siagakan 100 Personil untuk Antisipasi Kemacetan

Koin Muktamar merupakan terobosan dalam upaya membangun kemandirian NU sehingga tidak bergantung kepada siapa pun terkait semua kebutuhan muktamar NU. Bagi siapa pun yang ingin berpartisipasi pada koin muktamar ini bisa melakukannya melalui jalur offline dan online.

Partisipasi melalui offline adalah dengan cara konvensional, seperti memasukkan uang ke kotak Koin Muktamar. Sementara melalui online bisa dilakukan dengan banyak cara, seperti transfer ke rekening NU Care-LAZISNU atau lewat aplikasi NUCash.(omdik/fer)