Desa Tidak Bisa Kelabuhi Lomba Adipura

DUTANUSATARAFM.COM: 289 desa se Kabupaten Ponorogo pada tahun anggaran 2020 ini harus mengikuti lomba Adipura desa yang digelar oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ponorogo.

Dalam lomba Adipura Desa ini pemerintah kabupaten Ponorogo akan  memberikan hadiah kepada para pemenang  dengan total nilai sebesar  Rp.1 miliar. Karena lomba adipura desa ini  harus di ikuti oleh semua desa maka dinas lingkungan hidup melakukan sosialisasi secara menyeluruh  tehadap 289 desa. Dalam sosialisasi desa sudah  di berikan materi soal  juklak juknis, kreteria  penilaian maupun jadwal penilaian . Bahkan tahapan penilaian, waktunya  untuk persiapan administrasi dan persiapan  infrastruktur lapangan termasuk didalamnya persiapan 5 waktu untuk menanam pohon .

“Dalam lomba adipura desa ini,  tim  lomba di desa tidak bisa mengelabuhi  dewan juri dengan hanya menyuguhkan  materi administrasi saja. Karena secara lapangan juga akan dilakukan crosscheck langsung  untuk melihat ayoman tepi jalannya, ruang terbuka hijaunnya   dan juga pengelolaan sampahnya, “ ungkap Sapto Djatmiko ,  Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ponorogo, kemarin.

Baca:  Puteri Perdamaian Indonesia 2017 Motivasi IAD Ponorogo

Di informasikan  sebelumnya adipuras desa atau  lomba lingkungan  hidup ini di lakukan  dalam  rangka untuk penyelamatan lingkungan hidup dengan 2 titik focus , yaitu  pengelolaan lingkunan  hidup dan pengelolaan  sampah  plastik.

Hal ini dikarenakan alam menjadi sumber pemenuhan segala kebutuhan hidup manusia, yaitu penyedia udara, air, makanan, obat-obatan, estetika, dan lainnya. Kerusakan alam berarti sama dengan daya dukung kehidupan manusia semakin berkurang atau malah sebaliknya menghilang . Jika  daya dukung alam  menghilang maka yang terjadi adalah bencana  alam