Polres Pacitan Gulung Sindikat Curanmor Antar Kota

PACITAN, KANALINDONESIA.COM: Jajaran Polres Pacitan berhasil gulung sindikat pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) antar wilayah yang beroperasi di sejumlah kabupaten se Karesidenan Madiun.

Menurut penjelasan Kapolres Pacitan AKBP Didik Hariyanto,” awal kejadian pada hari Minggu (16/02/2020) pukul 20.00 WIB, korban memarkir sepeda motor beat warna biru dengan nopol AE 5726 YF di depan kostnya, setelah keesokan harinya korban kaget sepeda motornya tidak ada, lalu korban melapor ke Polres Pacitan.

” Proses kejadiannya keempat pelaku mengendarai roda empat Daihatsu Xenia warna putih dengan nopol AE 1702 EV dan melihat kendaraan Beat biru yang sedang parkir di depan kost korban di wilayah Desa Widoro, Kecamatan Pacitan. Lalu kedua pelaku turun dan melihat situasi sepi, lantas keduanya mendorong sepeda motor ke dekat mobil yang dikendarai pelaku. Kemudian pelaku memasukan unit sepeda motornya kedalam mobil dan langsung meluncur menuju kota Ngawi,” ungkap Kapolres pada konfrensi press, Senin (02/03/2020).

Baca:  DPC PKPI Pacitan Dukung Keponakan SBY Indrata Nur Bayu Aji Sebagai Cabup Pacitan 2020

Dalam kasus Curanmor ini, kedua tersangka tercatat sebagai DPO dalam kasus pencurian sepeda motor yang sama, saat ini kami masih mengejar ke dua pelaku dan bekerja sama dengan Polres kota lain.

Yang lebih miris lagi, Kapolres menambahkan, dari ke empat pelaku itu, yang dua pelaku masih dibawah umur. Mereka adalah FWE (16) dan ASW (14) masing-masing tercatat sebagai warga Kabupaten Ngawi. Sedangkan dua rekan lainnya hingga kini masih diburu polisi karena kabur setelah mengetahui rekannya diciduk.

“Kedua pelaku ini kita tangkap di rumahnya dan kita bawa langsung ke Polres Pacitan untuk pengembangan lebih lanjut,” ungkapnya.

Masih menurut Kapolres, setelah berhasil mencuri unit sepeda motor tersebut, ke empat pelaku ( dua buron-red) dari hasil curiannya mereka menjualnya kepada masyarakat dengan harga berkisar Rp 4 juta per unitnya.

Baca:  Corona: Wabub Gresik Menghimbau Guru Berperan Aktif Berikan Edukasi Terhadap Siswa

“ Kami akan terus mengembangkan kasus, dimungkinkan mereka punya jaringan di wilayah Karesidenan, diduga sepeda motor hasil curian ini telah dijual di sejumlah kabupaten berbeda,” ulasnya.

Dari penelusuran polisi, para tersangka itu telah memiliki jam terbang tinggi di dunia curanmor. Karena merambah hingga wilayah Karesidenan Madiun.

“ Selain mengamankan dua tersangka dan barang bukti, 2 lembar BPKB dan 1 lembar surat STNK serta 1 buah kunci sepeda motor yang digunakan pelaku sebagai alat kejahatan. Dan pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan sistim peradilan pidana anak, ” tambahnya.

Kapolres menghimbau kepada masyarakat Pacitan agar lebih hati-hati jika memarkir sepeda motor

” Meski kota Pacitan dikenal aman, akan tetapi masyarakat harus lebih waspada sebelum kejadian,” pungkasnya.(Bc)

Baca:  40 Pengemis Jalanan di Pamekasan Terjaring Razia