Pencatut Nama Ustad Yusuf Mansyur di Brosur Perumahan Syari’ah Multazam Islamic, Sidik Sarjono Segera Diadili

SURABAYA – Usai dinyatakan sempurna atau P21, kini kasus penipuan Perumahan Syari’ah Multazam Islamic Residence dengan tersangka Dirut PT Cahaya Mentari Pratama (CMP) Sidik Sarjono telah bergulir ke Kejaksaan, Senin (2/3/2020).

Tersangka Sidik Sarjono yang mencatut nama Ustad Yusuf Mansyur ini menjalani tahap II di Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak yang dilimpahkan dari penyidik Polrestabes Surabaya ini sekitar satu jam. Dimulai pukul 10.30 WIB hingga 11.30 WIB.

Pelimpahan berkas dan tersangka juga dibenarkan oleh Kasi Intelijen Kejati Tanjung Perak, Erick Ludfyansyah. Dalam kasus ini, tersangka Sidik Sarjono dijerat Pasal 378 KUHPidana dan Pasal 372 KUHPidana.

“Iya benar, hari ini kami menerima pelimpahan berkas dan tersangka atas nama Sidik Sarjono. Yang bersangkutan disangkakan dengan Pasal 378 KUHPidana dan Pasal 372 KUHPidana,” kata Erick kepada wartawan di Kejari Tanjung Perak, Senin (2/3).

Baca:  Sidang Perdana Pengajuan Ganti Kelamin di PN Surabaya, Putri Natasiya Hadirkan Ibu Kandungnya Sendiri

Sekitar pukul 14.15 WIB, dengan mengenakan rompi tahanan Kejari Tanjung Perak digiring keluar dari ruang penyidik menuju mobil tahanan, untuk dibawa ke Rutan Klas I Medaeng Surabaya.

“(awalnya di penyidik) yang bersangkutan ditahan, jadi kami hanya melanjutkan. Di Medaeng, akan ditahan selama dua puluh hari kedepan dan berkas perkara segera kami limpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya untuk disidangkan,” tandasnya.

Pada kasus ini, masih kata Erick, tersangka Sidik Sarjono dilaporkan oleh Judi Saherul Alim yang mengalami kerugian sebesar ratusan juta rupiah.

“Kerugian yang dialami korban sebesar Rp 354 juta,” imbuh Erick.

Diketahui, Sebelumnya dalam press rilis di Mapolrestabes Surabaya, Senin (6/2) Polisi menyebut ada 32 orang pembeli perumahan syariah yang ditipu oleh tersangka Sidik. Belum lagi yang dilaporkan ke Polda Jatim dan Polres Sidoarjo. Namun faktanya, kasus ini baru satu laporan yang berjalan ke tahap penuntutan.

Baca:  Olah TKP GPPS Jalan Arjuno

Dalam press rilis tersebut, Polisi juga menyebut modus tersangka Sidik dalam mempromosikan perumahan syariah tersebut dengan mencatut nama Ustad Yusuf Mansyur yang pernah diundang sebagai motivator.

Foto-foto Ustad Yusuf Mansur sendiri tampak tampil menghiasai brosur-brosur pemasaran perumahan. Brosur tersebut ditampilkan saat rilis bersama dengan sejumlah barang bukti dan tersangka.

Dari hasil penyidikan, ternyata lahan perumahan syariah yang dijual ke para konsumennya tersebut bukan milik PT Cahaya Mentari Pratama (CMP) melainkan milik orang lain. Ady