Jelang Pilkada 2020, DPRD Jateng Minta KPU Beserta Bawaslu Untuk Saling Kordinasi

Ketiga narasumber saat mengisi dialog prime topic dengan tema pemilukada 2020 (foto: Andi_kanalindonesia.com)

SEMARANG, KANALINDONESIA.COM: Terkait daftar pemilih tetap (DPT) yang akurat menjelang Pilkada serentak yang bakal di gelar pada September 2020. DPRD Jateng mendorong KPU dan Bawaslu untuk saling berkordinasi.

Ketua Komisi A DPRD Jateng Mohammad Saleh mengatakan jelang Pilkada pada September 2020 nanti pihaknya akan memantau terkait data pemilih supaya agar benar-benar real dalam memilih bukan abal-abal datanya.

“Kami minta agar antara KPU, Bawaslu, pengawas independen dengan Dukcapil terus melakukan sinkronisasi terkait input DPT,” ujarnya, usai Prime Topic di Lobby Gets Hotel, Semarang, Senin (2/3/2020).

Menurutnya Pilkada di Jateng di sejumlah 21 Kabupaten selalu ada polemik dan data-data yang tidak jelas dalam lima tahun terakhir sudah biasa namun semua itu situasi kondisi di Jateng selalu aman dan damai.

Baca:  BNNP Jateng Berhasil Amankan Sabu dan Pil Ekstasi Dari Sindikat Pengedar Sabu

“Kita berharap pada pemilukada kali ini yang berusia 17 tahun harus wajib memilih dan jangan sampai tidak memilih karena itu akan merugikan Negara juga dalam menyambut pesta demokrasi dalam 5 tahun sekali,”tuturnya.

Sementara itu Muslim Aeska Komisioner KPU Jateng menuturkan untuk calon dari perorangan syaratnya harus didukung penuh dan secara adminitratif memang harus ketat supaya menghindari terjadi yang tidak di inginkan.

“Di Jateng sendiri untuk calon perseorangan hanya ada di Kota Solo sampai saat ini ada dalam dua tahapan yaitu calon pendaftar dan perekrutan penyelenggara pemilu,”ujarnya.