Cegah Beredar Kabar Hoaks Terkait Penyebaran Virus Corona di Medsos, Polda Jatim Gencar Patroli Siber

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Maraknya pemberitaan bohong terkait penyebaran virus Corona atau Covid-19 yang beredar di media sosial, telah dilakukan upaya pencegahan oleh Polda Jatim.

Hal tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (3/3/2020).

Trunoyudo menyebutkan, pencegahan untuk peredaran berita bohong itu adalah dalam bentuk menggencarkan patroli siber secara berkala. Guna untuk menyaring kabar bohong yang sangat gampang masuk jejaring sosial media, seperti Facebook, Instagram dan WhatsApp.

“Ya kita gencar-gencarnya melakukan patroli siber untuk pencegahan kabar-kabar bohong atau hoaks. Isi beritanya dalam konteks bisa membuat masyarakat takut (peneroran),” ujarnya.

Bahkan Trunoyudo menegaskan, penyebaran berita bohong ini dijadikan tujuan utama. Sehingga ia berharap untuk siapapun tidak seenaknya sendiri menyebarkan berita bohong terkait virus Corona atau Covid-19 di sosial media. Jika tidak, pihaknya akan menindak tegas.

Baca:  Polda Jatim Tetapkan 4 Penjemput Jenazah Covid-19 di Surabaya Jadi Tersangka

“Tentunya Polri akan melakukan langkah penegakkan hukum, nantinya apabila didapat berita-berita hoaks tentang bagaimana kondisi asal dari negara epidemi yang sebelumnya dikenal dengan Covid-19,” tandas Trunoyudo, (3/3).

Dari data didapatkan berdasarkan Kemenkominfo RI sejak tahun 2019 hingga sekarang, isu yang beredar tekait penyebaran Covid-19 sudah tersiar di berbagai media sosial.

Hampir 147 isu itu beredar, diantaranya seperti cara mencegah dan menangani virus tersebut, serta adanya pasien yang positif terinfeksi di berbagai daerah dan rumah sakit di Indonesia. Ady