Tahanan Narkoba Polres Tulungagung Bertambah…

TULUNGAGUNG, KANALINDONESIA.COM: Dalam dua hari terakhir, jumlah tahanan Narkoba di Polres Tulungagung bertambah lagi lima orang. Hal ini dipastikan, setelah polisi menciduk lima orang yang diduga sebagai pengedar.

Mereka adalah, Putra Faisal Sandy (28) warga Desa Domasan Kecamatan Kalidawir, Suryanto (22) warga Desa Tunggulsari Kecamatan Kedungwaru, dan Ade Eka Priana (26) warga Desa Tegalrejo Kecamatan Ceper Kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah (Jateng).
Kemudian Mochamad Zainudin Akbar alias Gogon (31), dan Rosi Heru Utomo (29) warga Kelurahan Kenayan Kecamatan Tulungagung.

“Kelimanya diamankan karena diduga sebagai pengedar Narkoba,” tegas Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui Paur Humas Ipda Anwari Selasa (3/3/2020).
Anwari mengatakan, lima tersangka tersebut dari tiga jaringan yang berbeda. Dimana, satu tersangka ditangkap oleh anggota Reskrim Polsek Boyolangu. Sedangkan empat tersangka lain oleh jajaran Satreskoba.

Baca:  Pasien Positif Corona di Tulungagung akan Diambil Swab Ulang

“Dari penangkapan tersebut polisi menyita lima poket sabu dengan berat lebih dari 1,4 gram dan 794 butir pil koplo,” katanya.

Anwari melanjutkan, tertangkapnya kelima tersangka pengedar narkoba ini berkat kerjasama apik antara polisi dengan masyarakat. Menurutnya, masyarakat kini mulai resah dengan maraknya peredaran narkoba, sehingga jika ada informasi di lingkungannya mereka langsung berkoordinasi dengan petugas.

“Setiap ada informasi yang masuk pasti diterima, dan kami akan melakukan penyelidikan,” terangnya.

Untuk tersangka Putra Faisal Sandy ditangkap pada Minggu (1/3/2020) pukul 20.00 WIB di Desa Domasan Kecamatan Kalidawir oleh Unit Reskrim Polsek Boyolangu. Dari tangannya, polisi menyita 111 butir pil dobel L.

Kemudian, pada Minggu (1/3/2020) sekitar pukul 21.30 WIB di Pama Hostel masuk Kelurahan Kepatihan Kecamatan Tulungagung, polisi menciduk Mochamad Zainudin Akbar alias Gogon (31) warga Kelurahan Kenayan Kecamatan Tulungagung. Pasalnya, ia kedapatan membawa dua poket sabu.

Baca:  Diduga Gegara Putus Cinta, Pria Tulungagung Nekat Minum Insektisida

Dari penangkapan itu, polisi langsung melakukan pengembangan. Hasilnya Rosi Heru Utomo (29) berhasil dibekuk di rumahnya beberapa jam setelahnya.

“Jadi Gogon mendapatkan sabu-sabu dari Rosi,” jelasnya.

Terakhir, dua tersangka yang bakal menghuni tahanan Polres Tulungagung yakni Suryanto dan Ade Eka Priana. Keduanya diamankan hampir bersamaan pada Senin (2/3/2020). Mereka merupakan satu jaringan, dimana Suryanto mendapatkan sabu-sabu dari Ade Eka Priana.

Atas perbuatannya, para tersangka kasus sabu-sabu akan dijerat dengan pasal 114 ayat (1), sub pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sedangkan untuk tersangka pil dobel L dijerat Pasal 197 Sub Pasal 196 Jo pasal 98 ayat (2) UU RI No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Baca:  Polisi Sebut Ledakan di Gereja di Surabaya Bom Bunuh Diri

“Untuk tersangka yang kedapatan membawa sabu-sabu dan pil dobel L dijerat pasal keduanya dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” pungkasnya.