Jaga Populasi, Pemkab Lamongan Tebar Ribuan Benih Rajungan dan Bandeng

Bupati Lamongan, Fadeli menebarkan ribuan benih rajungan dan bandeng, Selasa (3/3/2020). Foto:istimewa

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur, bersama Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara melakukan restocking rajungan dan benih bandeng, di perairan pantai Desa Kemantren, Kecamatan Paciran.

“Ini adalah kegiatan restocking pertama di Lamongan untuk menjaga kelestarian populasi rajungan,” ujar Fadeli, Bupati Lamongan, Selasa (3/3/2020).

Fadeli bersama Kabag TU BBPBAP Jepara Hasan Rosyadi, dan beberapa pihak, dengan menaiki perahu, 200 ribu benih rajungan dan 5.000 ekor benih bandeng laut (nener) ditebar ke laut.

“Kami sangat mengapresiasi yang dilakukan BBPBAP Jepara yang hari ini bersama-sama melakukan restocking rajungan,” ucapnya.

Restocking rajungan dan nener ini, dikatakan Fadeli untuk menjaga populasi dan meningkatkan hasil tangkapan para nelayan Kabupaten Lamongan.

Baca:  Kedatangan Satgas Yonif Mekanis 516/CY Disambut Hangat oleh Masyarakat Kampung Tetop

“Tangkapan rajungan nelayan Lamongan selama ini dikenal cukup tinggi. Semoga bisa menjaga ketersediaan populasi rajungan,” katanya.

Lebih lanjut Ia berharap kegiatan budidaya daya yang sudah sukses dilakukan di BBPBAP Jepara, bisa diterapkan di Kabupaten Lamongan. “Dengan memberikan pembelajaran dan pelatihan budidaya,” tuturnya.

Sementara di tempat yang sama, Hasan Rosyadi mengatakan melihat peluang besar perairan Kemantren untuk dikembangkan berbagai budidaya.

“Tidak hanya rajungan, namun juga kerang. Karena menurut saya perairan Kemantren terlihat sangat subur,” ucapnya. Ia lantas berjanji untuk membantu pembelajaran budidaya untuk nelayan Kemantren.

Data Dinas Perikanan Lamongan menunjukkan, produksi rajungan di Lamongan selama tahun 2019 mencapai 205,2 ton. Sebanyak 82.800 kilogram di antaranya dihasilkan oleh nelayan Kemantren. (omdik/fer)

Baca:  Penemuan Mayat Telanjang Takberindentitas, Terapung Di Penampungan Air PT Garam, Gegerkan Masyarakat Desa Pandan Pamekasan