Pastikan Batas Negara Aman, Satgas Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad Patroli Patok MM.12.2 Distrik Sota

Satgas Pamtas Patroli Patok
Satgas Pamtas Patroli Patok

MERAUKE, KANALINDONESIA.COM :  Sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) yang memiliki tugas pokok menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah NKRI di perbatasan RI-PNG, Satgas Pamtas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad Pos Kaliwanggo, melaksanakan Patroli Patok MM.12.2 di Distrik Sota. Hal disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han di Merauke, Papua, beberapa waktu lalu.

Dansatgas mengungkapkan, bahwa Patroli Patok yang dipimpin oleh Komandan Kompi C (Danpos Kaliwanggo) Kapten Inf Adik Sunarto bersama dengan 9 orang anggotanya dengan menempuh jarak sekitar 2 Km dari Pos Kaliwanggo.

“Patroli Patok di Monumen Meridian (MM) 12.2 merupakan bagian tanggung jawab Pos Kaliwanggo, yang rutin dilaksanakan setiap bulan. Jarak tempuh kali ini cukup dekat namun, memiliki medan bervariasi yang membutuhkan waktu 4 jam perjalanan dengan menggunakan perahu motor menyusuri Sungai Warma dilanjutkan menempuh jalur darat dengan berjalan kaki,”urainya.

Baca:  Wujud Kepedulian, Personel Pamtas Yonif 411/Pdw Kostrad dan Warga Kampung Kondo Gelar Karya Bhakti

Dansatgas mengatakan, bahwa kondisi medan dalam melaksanakan patroli kali ini bervariasi mulai sungai, hutan dan rawa-rawa, sehingga untuk mencapai Patok MM.12.2, personel Pos Kaliwanggo membutuhkan fisik yang siap guna memastikan bahwa Patok dalam kondisi aman tidak bergeser serta berada dikordinat sesuai data yang ada GPS.

“Bahwa dimasa tugasnya yang telah berjalan selama 7 bulan ini, seluruh Patok di perbatasan RI-PNG Sektor Selatan Kabupaten Merauke yang berjumlah 62 Patok terdiri dari 17 Patok MM, 5 Patok type B dan 40 Patok type A, semuanya dalam keadaan aman serta dalam kondisi baik,”jelasnya.

Sementara itu, Komandan Kompi C (Danpos Kaliwanggo) Kapten Inf Adik Sunarto mengatakan, bahwa dalam pelaksanaan Patroli Patok juga turut dibantu oleh masyarakat sekitar saat menyusuri Sungai Warma dengan menggunakan perahu motor (Ketinting), dilanjutkan jalur darat berjalan kaki yang didominasi medan rawa-rawa.@Wn

Baca:  Ditinggal Antar Anak Sekolah, Rumah Ludes Dilahap Si Jago Merah