Dinkes Tulungagung: Belum Temukan Kasus Positif Covid-19

Plt Kadinkes Tulungagung, Bambang Triono

TULUNGAGUNG, KANALINDONESIA.COM: Maraknya isu terkait warga Tulungagung yang terinfeksi Virus Corona (Covid-19) beberapa hari terakhir langsung direspon Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat. Pasalnya, hal ini sempat meresahkan publik. Namun kabar miring tersebut dibantah oleh instansi Plat Merah ini.

“Sejauh ini kami tegaskan di wilayah Tulungagung belum ditemukan kasus Covid-19 positif,” kata Plt Kadinkes Bambang Triono.

Bambang melanjutkan, pihaknya mengakui jika beberapa hari yang lalu santer informasi ada warga Rejotangan yang dirujuk ke RSUD dr Iskak karena terinfeksi Covid-19. Bahkan dibeberapa media sosial juga tersebar foto-foto kondisi pasien diangkut dengan ambulan.

“Informasi itu tidaklah benar, dari hasil pemeriksaan pasien tidak terinfeksi Covid-19,” katanya.

Baca:  Bau Kotoran Ayam, Ratusan Warga Demo Tuntut Kandang Ayam H. Suyanto Ditutup.

Namun demikian lanjut Bambang, bukan berarti pihaknya tinggal diam dalam menyikapi Covid-19 ini. Adapun salah satu langkah yang diambil yakni, pihaknya akan melakukan pemeriksaan selama 14 hari bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru tiba di kampung halamannya.

“Kenapa 14 hari, karena ini terkait masa inkubasi Cofid-19,” terangnya.

Bambang melanjutkan, PMI tersebut akan dicek minimal sehari dua kali oleh Petugas Promosi Kesehatan (Promkes), Petugas Balai Pengobatan (BP), dan Perawat Poskedes se-Tulungagung yang telah disiagakan. Setiap hari petugas tersebut juga diwajibkan untuk melaporkan kegiatannya ke Dinkes.

“Termasuk mengukur suhu tubuh, dan pemantauan gejala Covid-19 seperti batuk, serta sesak nafas,” imbuhnya.

Disinggung ada berapakah jumlah PMI yang diperkirakan pulang ke Tulungagung dalam sebulan ini, Bambang mengaku belum mengetahui jumlahnya secara pasti. Namun pihaknya sudah berkoordinasi dengan lintas sektor seperti Imigrasi, Kepolisian, Disnakertrans, Camat, dan Kepala Desa/Lurah.

Baca:  Peringati Kartini, Polwan Tulungagung Naik Trail Bagi-Bagi Sembako

“Setiap ada informasi kami langsung terkoneksi, seperti halnya kemarin ada temuan belasan warga China, kita juga langsung memeriksanya,” ungkapnya.

Bambang menambahkan, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar tidak terlalu berlebihan dalam menyikapi Cofid-19 ini. Menurutnya, dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) maka dipastikan tidak akan mudah terserang penyakit.

“Jangan gampang memegang muka, cucilah tangan dahulu dengan benar, terapkan etika batuk dan bersin, karena itu salah satu upaya menangkal Covid-19,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang berpesan kepada masyarakat jika menginginkan info yang jelas terkait Covid-19 ini bisa langsung menghubungi call center Ana Saripah 08123167544, Satriyo 08125992077, dan Didik Eka 08123136380.

Baca:  Update Covid-19 Tulungagung, 5 Pasien Sembuh

“Call center ini akan standby selama 24 jam,” tukasnya.