Satlantas Polres Tulungagung Bagikan Alat Bantu Dengar dan SIM Gratis

TULUNGAGUNG, KANALINDONESIA.COM: Sejumlah 25 penyandang disabilitas tuna rungu di Kabupaten Tulungagung sedikit tersenyum lebar. Hal itu seusai mereka mendapatkan SIM gratis serta alat bantu pendengaran yang didapatkan dari Satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Tulungagung, Jum’at (06/03/2020).

“Selain alat bantu pendengaran, mereka juga kami berikan SIM gratis,” kata Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia.

Pandia mengungkapkan, pemberian SIM gratis dan alat bantu pendengaran ini dalam rangka memperingati Hari Musik Nasional yang jatuh pada tanggal 9 Maret.
Menurutnya, pada tanggal tersebut juga bertepatan dengan hari lahirnya pahlawan nasional Wage Rudolf Supratman atau yang banyak dikenal sebagai pencipta lagu Indonesia Raya.

“Jadi setelah semua alat bantu pendengaran terpasang, mereka kita ajak bersama-sama mendengarkan lagu Indonesia Raya,” terangnya.

Baca:  Gasak Empat Tabung Elpiji 3 Kg, Pria Tulungagung Ini Jadi Bulan-bulanan Masa

Harapannya lanjut Pandia, jiwa nasionalisme dan patriotisme tetap tertanam meskipun mereka memiliki kekurangan. Artinya, mereka harus tetap termotivasi dan memiliki semangat untuk berinovasi serta berkarya dalam memajukan bangsa khususnya masyarakat Tulungagung.

“Meskipun kondisi fisik ada kekurangan, tapi mereka juga memiliki peran yang sama dalam memajukan bangsa,” tuturnya.

Masih menurut Pandia, selain memberikan bantuan alat bantu dengar pihaknya juga memberikan penghargaan berupa SIM gratis kepada 25 penderita Tuna Rungu. Namun demikian, mereka tidak serta mendapat SIM dengan cuma-cuma. Syaratnya, mereka harus lulus ujian tulis maupun praktek.

“Hanya yang lulus saja yang kita berikan, yang tidak lulus ya wajib mengulang ujian,” tukasnya.

Baca:  Diduga Prona Di Desa Sudimoro Megaluh Jombang, Dipungli

Sementara itu anggota Komisi C DPRD Tulungagung Adrianto yang hadir dalam acara tersebut mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi langkah Polres Tulungagung yang memberikan ruang kepada kaum disabilitas. Menurutnya, hal ini patut dijadikan tauladan bagi instansi yang lain.

“Mudah-mudahan pelayanan Polri kedepan semakin baik,” katanya.

Adrianto melanjutkan, bersama dengan anggota komisi C yang lain pihaknya bakal berkomitmen akan mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) yang melindungi kaum difabel.

“Kapan hari kita juga sudah melakukan audiensi dengan mereka, menurut saya ini bagus untuk progress kedepannya,” pungkasnya.