Baznas Tawarkan Jabatan Direktur Penghimpunan Baznas Secara Lelang

Wakil Ketua Baznas yang juga Ketua Panitia Seleksi Lelang Jabatan Baznas, Dr. Zainulbahar Noor, SE, MEc saat press conference di Kantor Pusat Baznas, Matraman, Jakarta, Jumat.(6/3/2020).

JAKARTA, KANALINDONESIA : Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menawarkan secara lelang kepada masyarakat sebuah jabatan direktur di jajaran pimpinan Baznas yakni Direktur Penghimpunan Baznas.

Ketua Panitia Seleksi Lelang Jabatan, Dr. Zainulbahar Noor, SE., MEc mengatakan sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang mengelola dan mengkoordinasikan zakat secara nasional, Baznas saat ini dipercaya publik berkat komitmen dan berbagai program pengelolaan zakatnya.

“Posisi ini ditujukan untuk para professional yang memiliki kemampuan kepemimpinan dan manajerial, terutama dalam bidang zakat,” ujar Dr. Zainulbahar di Kantor Pusat Baznas, Matraman, Haiarta, Jumat (6/3/2020).

Wakil Ketua Baznas ini menjelaskan masyarakat bisa mendaftar datang langsung ke Panitia Seleksi Baznas Jl Mattaman Raya 134 Jakarta Timur, atau melalui email: cheppy.hidayat@baznas.go.id.

Baca:  Pidato Presiden Terpilih “Visi Indonesia” 14 Juli 2019

Pendaftaran sendiri dibuka pada Rabu (4/3) hingga Minggu (15/3). Kemudian dilanjutkan seleksi administrasi pada Senin (16/3) hingga Kamis (19/3) dan pengumuman akhir Selasa (21/4) dan Rabu (22/4).

Prosesi pengumuman Seleksi Lelang Jabatan Baznas untuk jabatan Direktur Penghimpunan Baznas di Kantor Pusat Baznas, Matraman, Jakarta, Jumat (6/3/2020).

“Kepercayaan publik kepada Baznas meningkat dengan sangat baik dan mendorong pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang menggembirakan. Untuk mendorong keberlanjutan penguatan pengumpulan zakat ini, maka kami membuka kesempatan kepada para profesional untuk menjadi Direktur Penghimpunan Baznas,” kata Dr. Zainulbahar

Ia menambahkan kehadiran Direktur Penghimpunan ini penting untuk menjaga trend positif Baznas dalam hal pengumpulan zakat yang selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya. Hal ini demi memaksimalkan potensi zakat di Indonesia agar semakin banyak lagi masyarakat kurang mampu yang dapat terlayani lewat program-program Baznas.

Baca:  Baznas Kampanye Penggunaan Produk Ramah Lingkungan di Festival Filantropi Muda 2019

“Terlebih saat ini Indonesia memasuki era revolusi industri 4.0 yang dalam mengkoordinasikan kegiatan pengumpulan zakat nasional di 34 Provinsi, 481 Kabupaten/Kota, dan 78 Lembaga Amil Zakat (LAZ), kedepannya akan dibutuhkan sosok yang memiliki ambisi positif memimpin pengelolaan digital fundraising secara kreatif dan inovatif,” ungkapnya.

ia berharap dengan adanya Direktur Penghimpunan baru nantinya akan memperkokoh Direktorat Penghimpunan dalam melakukan pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) dari masyarakat.

“Baznas berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dalam menjalankan amanah, sebagai badan zakat milik negara yang kredibel melayani umat,” tutur Dr. Zainulbahar. @Rudi